ADUH: Teguh Santoso pelaku eksekutor begal jalanan berjalan tertatih karena kakinya ditembak saat hendak ditangkap. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
ADUH: Teguh Santoso pelaku eksekutor begal jalanan berjalan tertatih karena kakinya ditembak saat hendak ditangkap. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
ADUH: Teguh Santoso pelaku eksekutor begal jalanan berjalan tertatih karena kakinya ditembak saat hendak ditangkap. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
ADUH: Teguh Santoso pelaku eksekutor begal jalanan berjalan tertatih karena kakinya ditembak saat hendak ditangkap. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Satreskrim Polres Demak berhasil membekuk kawanan begal jalanan yang kerap beraksi di wilayah Semarang dan Demak. Mereka adalah Teguh Santosa, 23, warga Desa Tegalarum, Kecamatan Mranggen dan inisial MA, 16, juga warga Mranggen. Keduanya ditangkap di Jakarta dan Semarang. Selain itu, petugas masih melakukan pengejaran sejumlah pelaku lain.

Petugas terpaksa melumpuhkan Teguh Santoso dengan timah panas. Sebab, pelaku mencoba melarikan diri ketika hendak ditangkap di sebuah Perumahan Bulu Perindu, tepatnya dibelakang kawasan Rumah Sakit (RS) yang berada di Kampung Duren Sawit, Jakarta . Teguh di ibu kota bekerja serabutan termasuk kerap melakukan aksi kekerasan menjadi begal jalanan.

Saat dimintai keterangan petugas, Teguh Santoso mengaku sudah melakukan akis pembegalan ditengah jalan sekitar 60 kali. Paling banyak di wilayah Semarang. Bahkan, dalam rentetan aksi kriminalitasnya dalam beberapa tahun itu, korbannya tercatat ada empat yang akhirnya tewas karena dibacok dengan celurit. Yakni, dua korban di Semarang dan dua korban lainnya di Demak. “Korban saya bacok karena melawan,”katanya. Sedangkan, MA mengaku baru ikut dua kali aksi begal ditengah jalan. “Saya ikut saja,”katanya.

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo melalui Kasatreskrim AKP Philips Samosir mengatakan, para pelaku sudah menjadi target operasi (TO) dalam dua bulan terakhir. Ini setelah banyaknya laporan masyarakat yang resah dengan ulah para pelaku tersebut. “Yang terakhir kejadian di wilayah Perumahan Jasmine Park Mranggen,”katanya. Menurutnya, hingga kini pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap para begal jalanan itu. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sebuah sepeda motor Kawasaki Ninja tanpa nomor polisi.(hib/fth)