MOU: Penandatanganan kesepakatan pembentukan sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kendal, kemarin. (ISTIMEWA)
MOU: Penandatanganan kesepakatan pembentukan sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kendal, kemarin. (ISTIMEWA)
MOU: Penandatanganan kesepakatan pembentukan sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kendal, kemarin. (ISTIMEWA)
MOU: Penandatanganan kesepakatan pembentukan sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kendal, kemarin. (ISTIMEWA)

KENDAL-Pembentukan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang diprakarsai oleh Panwaskab Kendal telah disepakati oleh pihak Polres Kendal, Kodim 0715 Kendal, Kejari Kendal, dan beberapa pihak terkait, Selasa (22/9) siang kemarin. Namun pembentukan Gakkumdu dinilai terlambat, karena masa kampanye pemilu sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Ketua Panwas Kabupaten Kendal, Supriyadi, mengakui jika pembentukan Gakkumdu sedikit mengalami keterlambatan. Hal ini dikarenakan pembentukan Gakkumdu membutuhkan persiapan hingga tidak bisa dilakukan secara mendadak.

“Memang sangat terlambat, tapi Gakkumdu diperlukan untuk mengawasi jalannya pemilu dari berbagai pihak. Idealnya harus dilakukan sebelum masa pendaftaran pasangan calon,” katanya saat ditemui di Pendapa Kabupaten Kendal, kemarin.