Kecewa Hasil Indonesia Open, Pelatih Langsung Diganti

Gulat Jateng Terus Berbenah untuk Hadapi PON XIX/2016

350
TAK BERKUTIK: Pegulat putrid Jateng Wirna Fujiyanto tak berdaya melawan pegulat Jabar Estiawati di laga kelas 55 kg pada kejuaraan Indonesia Open beberapa waktu lalu di Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK BERKUTIK: Pegulat putrid Jateng Wirna Fujiyanto tak berdaya melawan pegulat Jabar Estiawati di laga kelas 55 kg pada kejuaraan Indonesia Open beberapa waktu lalu di Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK BERKUTIK: Pegulat putrid Jateng Wirna Fujiyanto tak berdaya melawan pegulat Jabar Estiawati di laga kelas 55 kg pada kejuaraan Indonesia Open beberapa waktu lalu di Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK BERKUTIK: Pegulat putrid Jateng Wirna Fujiyanto tak berdaya melawan pegulat Jabar Estiawati di laga kelas 55 kg pada kejuaraan Indonesia Open beberapa waktu lalu di Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Sebagai tuan rumah, Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jateng tentu malu ketika para pegulatnya gagal total di kejuaraan Indonesia Open beberapa waktu lalu di Semarang. Tak menunggu lama, ketua umum PGSI Jateng bergerak cepat membenahi tim, didahului dengan mencopot pelatih.

PGSI Jateng menunjuk akhirnya Jumain sebagai pelatih kepala pelatda gulat Pra PON XIX. Hal ini dilakukan untuk mengangkat prestasi pegulat Jateng dan meraih hasil maksimal pada babak kualifikasi di Jambi, November mendatang. Jumain adalah mantan atlet Jateng yang cukup berprestasi. Pelatih kepala sebelumnya Rubianto Hadi dinilai gagal memberi prestasi.

”Kami sudah melakukan evaluasi mendalam terkait hasil yang dicapai atlet gulat Jateng di berbagai kejuaraan. Pada Indonesia Terbuka lalu, pegulat Jateng gagal menunjukkan performa yang bagus dan ini memengaruhi prestasi mereka,” tutur Ketua Umum PGSI Jateng Andreas Budi Wirohardjo.

Kendati demikian, Rubianto Hadi kata Andreas tak langsung disingkirkan. Dosen FIK Unnes itu akan menjadi penasihat tim pelatda Jateng. Bagaimanapun juga, saran Rubianto tetap diperlukan. Dalam menangangi pegulat nanti, Jumain akan dibantu oleh Agus Dwi Prespono dan Edi Suwarto. Andreas menandaskan, pergantian ini semata-mata untuk mencapai target Jateng yakni meloloskan pegulat di 18 kelas. ”Kami melakukan pembenahan di internal pelatda. Meski pergantian ini mepet dengan babak kualifikasi nanti, kami yakin Jumain cs akan bisa memberi program yang baik untuk pegulat,” jelas dia.