SEPI : Meski pedagang sudah menurunkan harga jual hewan kurban hingga Rp 300 ribu per ekor kambing, namun daya beli masyarakat masih stagnan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI : Meski pedagang sudah menurunkan harga jual hewan kurban hingga Rp 300 ribu per ekor kambing, namun daya beli masyarakat masih stagnan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI : Meski pedagang sudah menurunkan harga jual hewan kurban hingga Rp 300 ribu per ekor kambing, namun daya beli masyarakat masih stagnan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI : Meski pedagang sudah menurunkan harga jual hewan kurban hingga Rp 300 ribu per ekor kambing, namun daya beli masyarakat masih stagnan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Dua hari menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, harga hewan kurban berupa sapi dan kambing di sejumlah Pasar Hewan di Kabupaten Pekalongan turun hingga Rp 300 ribu per ekor. Menyusul sepinya pembelian hewan kurban.

Dalam pantauan Jawa Pos Radar Semarang, kambing dengan umur 14 hingga 16 bulan, hanya dibandrol dengan harga Rp 2,6 juta. Padahal pada tahun lalu harganya sudah tembus Rp 2,9 juta. Demikian juga dengan harga hewan kurban sapi, dengan bobot 30 hingga 40 kilogram, dari Rp 14 juta per ekor, turun menjadi Rp 13,5 juta hingga Rp 13 juta.

Demikian halnya dengan penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Kedungwuni dan Doro, Kabupaten Pekalongan, sejak 2 minggu terakhir baru menjual di bawah 200 ekor hewan. Sedangkan tahun lalu sudah mampu menjual lebih dari 500 ekor kambing.