Cegah Formalin dan Borax, Sidak Pedagang

299
PEMERIKSAAN RUTIN : Tim Disperindagkop dan UMKM Kota Pekalongan menggelar sidak para pedagang penjual daging dan ikan di beberapa pasar tradisional, Selasa (22/9) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMERIKSAAN RUTIN : Tim Disperindagkop dan UMKM Kota Pekalongan menggelar sidak para pedagang penjual daging dan ikan di beberapa pasar tradisional, Selasa (22/9) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMERIKSAAN RUTIN : Tim Disperindagkop dan UMKM Kota Pekalongan menggelar sidak para pedagang penjual daging dan ikan di beberapa pasar tradisional, Selasa (22/9) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMERIKSAAN RUTIN : Tim Disperindagkop dan UMKM Kota Pekalongan menggelar sidak para pedagang penjual daging dan ikan di beberapa pasar tradisional, Selasa (22/9) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kota Pekalongan menggelar inspeksi mendadak (sidak) para pedagang penjual daging dan ikan, Selasa (22/9) kemarin. Hal itu, untuk mengamankan konsumen dari penggunanaan bahan berbahaya seperti boraks, formalin dan zat berbahaya lainnya selama menjelang perayaan Idul Adha.

Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Kota Pekalongan, Sri Mulyani mengatakan bahwa sidak kali ini mengawasi peredaran daging, ayam dan ikan di pasar tradisional, di Pasar Banyuurip, Grogolan dan Banjarsari.

“Sebenarnya ini pemeriksaan rutin yang kebetulan menjelang Idul Adha. Sehingga sekalian diperiksa, demi keamanan konsumen,” ucapnya saat sidak di Pasar Grogolan Pekalongan Timur.

Dibeberkan dirinya, pada pemeriksaan awal ini, belum ada yang dicurgai menggunakan bahan pengawet. “Tadi kami periksa, masih bagus semua. Saat kami tanya masih menggunakan cara pengawet alami dengan direbus pada beberapa jenis daging,” ucapnya.