SEMARANG – Sebanyak 16 peselam Jateng mulai unjuk gigi di ajang Pra PON yang saat ini telah berlangsung di Senayan Jakarta dan perairan Pulau Pramuka hingga Senin (28/9) mendatang. Mereka tampil di 16 nomor yang diperlombakan, yakni delapan nomor kolam, delapan lagi nomor laut.

Para peselam yang tampil di nomor kolam putra yakni, Galih Danang Saputra, Andika Surya Adhi, Ilham Bayu Nugrojo, Nurhadi, Nauval Luthfi Zaenal dan Fardhani Fikri, Khairullah. Sedangkan nomor kolam putri, tampil Ray Aditya Setyaningrum, Ghassania Zakim S, Winda Santika Wardhana, Salsabila Vebya Nanda dan Putri F Nurfatimah. Mereka akan tampil di beberapa nomor kolam. Di antaranya 50 meter, 100 meter dan 200 meter bifins putra maupun putri. Kemudian nomor 50 meter, 100 meter, 200 meter surface, putra maupun putri. Mereka berlomba di kolam renang Senayan. ”Mereka adalah atlet-atlet terbaik yang dimiliki Jateng. Kami harap, mereka dapat memberikan yang terbaik untuk Jateng. Untuk lolos, kami harap dapat sebanyak-banyaknya,” kata Manajer Tim Selam Jateng, Nur Hidayat.

Sedangkan di nomor laut, Jateng diwakili delapan peselam. Tiga di antaranya juga tampil di nomor kolam, yakni Nurhadi, Galih Ganang Saputra dan Ray Aditya Setyaningrum. Sedangkan lima peselam lain, yakni Rizky Aditya Sulistiyanto, I Murid, Dita Widyawati, Shenivia Prihanti dan Izanur Arofa.

Mereka dilatih langsung oleh Wakil Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jateng, Sutopo. Beberapa nomor yang diikuti di antaranya, 5 point course, M course, 10 ribu bifins, putra dan putri. Jateng cukup diperhitungkan di nomor laut.

Nantinya, lima besar dari tiap nomor, berhak tampil di PON XIX/Jabar 2016 mendatang. Pelatih sekaligus Wakil Ketua POSSI Jateng, Sutopo menargetkan, minimal Jateng dapat meraih tiket PON di lima nomor. Target tersebut sangat realistis, karena persaingan ketat.

Prestasi selam Jateng di ajang PON tak stabil. Pada ekshibisi di PON Jatim 2000 lalu, Jateng membawa pulang satu perunggu. Di PON Sumatera Selatan 2004 lalu, hanya menyabet dua medali perak dan satu perunggu. Sementara di PON Kalimantan Timur 2008 meraih satu emas. Di PON Riau 2012 gagal menyumbangkan medali. (bas/smu)