Siswa Waspadai Sosmed Negatif

159

SALATIGA – Ketua Komisi A DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit meminta agar siswa untuk waspada dan tidak terbawa arus pengaruh negatif sosial media (sosmed) yang saat ini marak di dunia maya. Hal ini ditegaskan Dance Ishak Palit saat menjadi inspektur upacara di SMP Negeri 9 Salatiga, Senin (21/9).

Sebagai siswa,semua harus lebih cerdas dalam mensikapi dan tidak mudah terbawa arusperkembangan sosial media yang negatif. “Jangan sampai terpengaruh dan kalian adalah generasi bangsa dan ibaratnya saat ini sebagai layang-layang,” tandas Dance dihadapan ratusan siswa SMP 9 dan para pendidik.

Dia menjelaskan, layang-layang tersebut masih terombang-ambing danbergerak karena angin. Sedangkan sosmed yang berbau negatif adalahtantangan yang diibaratkan sebagai angin yang bisa membawa siswa kearah yang tidak jelas. Sehingga perlu dikendalikan oleh pendidik (guru). “Sinergi pendidikan dan hubungan yang harmonis harus diciptakan di sekolah. Daya saing sekolah saat ini semakin tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, dalam dengar pendapat antara pendidik SMP 9 Salatigadan Komisi A, terungkap permintaan penataan lingkungan sekolah yangterletak di pusat Kota Salatiga ini. “Kami memohon agar penataan di lingkungan sekolah ini danperluasan lahan agar lebih baik. SMP 9 merupakan ikon sekolah diSalatiga yang letaknya strategis,” ungkap seorang guru, Nurul kepadaKomisi A.

Komisi A DPRD Salatiga mengatakan bahwa penataan di SMP 9 Salatiga bisa diusulkan agar lebih baik. Penataan bagian depan SMP 9 bisa dilaksanakan tetapi tidak mengurangi nilai sejarah, kalau memang dalam penelitian ada nilai sejarahnya.

“Silahkan diajukan melalui Disdikpora dan Dishubkombudpar terlebihdahulu agar bisa kami tindaklanjuti di Komisi A dalam rapat DPRDSalatiga. Jangan hanya diam saja, ajukan saja kepada Pemkot Salatiga,” tambah Dance.(sas/fth)