PEDULI ANAK: Calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho berdialog dengan warga Kelurahan Pandean Lamper, Gayamsari mengenai peran baby sitter dan pengelolaan tempat penitipan anak yang baik. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEDULI ANAK: Calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho berdialog dengan warga Kelurahan Pandean Lamper, Gayamsari mengenai peran baby sitter dan pengelolaan tempat penitipan anak yang baik. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEDULI ANAK: Calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho berdialog dengan warga Kelurahan Pandean Lamper, Gayamsari mengenai peran baby sitter dan pengelolaan tempat penitipan anak yang baik. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEDULI ANAK: Calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho berdialog dengan warga Kelurahan Pandean Lamper, Gayamsari mengenai peran baby sitter dan pengelolaan tempat penitipan anak yang baik. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

GAYAMSARI- Meski sudah punya sayap organisasi untuk merangkul aspirasi kaum hawa, yakni Kaukus Perempuan Pendukung Sibagus (KPPS), Calon Wali Kota Semarang nomor urut 3 Sigit Ibnugroho tetap terjun langsung untuk memberikan materi pelatihan mengenai baby sitter dan pengelolaan tempat penitipan anak. Seperti yang terlihat ketika mengunjungi Balai Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Minggu (20/9) lalu.

Aksi kampanye pasangan Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) yang dikemas cukup berbeda dari kampanye-kampanye biasanya ini merupakan hasil kerja bareng dengan DPD PPP Kota Semarang. Sigit mengaku tetap turun langsung ke lapangan agar lebih dekat dengan warga Semarang. “Kami ingin langsung terjun ke lapangan dan berdialog langsung untuk menyerap aspirasi warga,” ungkap Sigit.

Menurut pria yang berlatar belakang pengusaha tersebut, gelaran seperti ini dianggap cukup bermanfaat bagi kaum ibu agar bisa lebih mengerti cara merawat anak yang baik. “Anak itu kan bibit pemimpin bangsa. Jadi, harus benar-benar dipersiapkan sejak kecil agar bisa optimal ketika sudah menginjak usia dewasa nanti,” katanya.

Dalam acara itu, Sigit tidak hanya berorasi, tapi langsung turun dari panggung dan mendatangi barisan tempat duduk untuk bertatap muka dengan ibu-ibu. Selain berkenalan, Sigit bertanya kepada beberapa ibu-ibu asal tempat tinggal mereka. Selain itu, ia juga meminta mereka untuk menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang secara cerdas.

Ketua DPD PPP Kota Semarang, Tafrikhan, mengatakan, inti pertemuan ini yakni memberikan pemahaman yang baik bagi kaum ibu mengenai cara merawat anak. “Intinya, kami di sini ingin memberikan cara ‘momong’ anak yang baik,” ujarnya. (amh/aro)