Mundjirin Akan Perhatikan Nasib Bidan

197
DIALOG: Calon Bupati Semarang nomor urut 1, Mundjirin, saat berdialog dengan para bidan di Kabupaten Semarang. (YETTY TRI SUSANTI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIALOG: Calon Bupati Semarang nomor urut 1, Mundjirin, saat berdialog dengan para bidan di Kabupaten Semarang. (YETTY TRI SUSANTI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIALOG: Calon Bupati Semarang nomor urut 1, Mundjirin, saat berdialog dengan para bidan di Kabupaten Semarang. (YETTY TRI SUSANTI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIALOG: Calon Bupati Semarang nomor urut 1, Mundjirin, saat berdialog dengan para bidan di Kabupaten Semarang. (YETTY TRI SUSANTI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

AMBARAWA- Calon Bupati Semarang nomor urut 1, Mundjirin, kemarin (21/9) mengadakan dialog dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Semarang. Bertempat di aula RSU Ambarawa, Mundjirin memberikan pembinaan teknis kepada para bidan dalam upaya menekan angka kematian ibu dan anak. Dalam paparannya di depan bidan dan perawat seluruh Kabupaten Semarang, Mundjirin mengatakan target angka kematian ibu (AKI) pada 2015 sebesar 102 orang per 100 ribu kelahiran, angka kematian bayi (AKB) 0 – 11 bulan sebesar 8 dan angka kematian balita (Akaba) 0 – 59 bulan sebesar 9.

‘’Untuk tahun 2015 ini, AKI kita memang menargetkan turun 5 digit dari tahun 2014 yang mencapai 107 per 100 ribu angka kelahiran. Angka ini memang masih tinggi. Untuk itu bukan hanya menjadi tanggungjawab ibu dan keluarganya saja, tapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Peran bidan sendiri juga sangat menentukan dalam peran sertanya memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat,’’jelas Mundjirin.