SEMARANG- Partai Gerindra Kota Semarang bertekad memenangkan pasangan Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) pada Pilwalkot 9 Desember mendatang, dengan target kemenangan minimal 55 persen suara. Hal itu diungkapkan Ketua DPC Gerindra Kota Semarang sekaligus calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho, usai menggelar rapat konsolidasi Partai Gerindra tingkat kota hingga ranting di salah satu hotel kawasan Gajahmungkur, Minggu (20/9).

“Untuk mencapai itu semua kita harus menang di 1.800 TPS (Tempat Pemungutan Suara). Dalam konsolidasi Partai Gerindra hari ini (kemarin) sudah menyatakan sanggup menang di 800 TPS, sisanya (target kemenangan) dari koalisi dan relawan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dalam konsolidasi kemarin, pihaknya juga terus mematangkan strategi kemenangan. Menurut pengusaha yang membawahi sedikitnya 20 perusahaan itu, strategi yang paling efektif adalah turun langsung ke bawah. Selain sosialisasi juga bisa menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. “Lakukan pendekatan kepada konstituen, lebih turun ke bawah langsung, itu paling efektif menurut saya. Karena dengan begitu, kita tahu apa yang sedang dibutuhkan masyarakat,” tegas Sigit.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, menambahkan, rapat konsolidasi ini juga untuk menguatkan struktural internal partai mulai tingkat DPC, PAC, maupun ranting. Untuk pemenangan Sibagus, kata Joko, semua pengurus telah diberi tugas untuk mengawal dan pemenangan di TPS.

“Karena semua ranting akan menjadi agen kita di TPS. Dan saya tegaskan, semua struktur internal Partai Gerindra mulai DPC hingga ranting sudah solid semua, saya pastikan tidak ada yang kesana kemari,” tegas Joko sembari menambahkan pada 7 November nanti akan dilakukan pelantikan pengurus ranting Kota Semarang.

Ketua Desk Pilkada Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro, yang juga hadir menambahkan, dari seluruh kabupaten/kota di Jateng yang melaksanakan Pilkada, Partai Gerindra menargetkan kemenangan di 7 wilayah. Utamanya empat wilayah yang kadernya menjadi calon. Yakni, Kota Semarang, Kendal, Demak, dan Purworejo. “Empat daerah itu pyur kader kita sendiri. Khusus Kota Semarang DPD ikut supervisi dan mendorong agar mesin partai bergerak sesuai harapan,” tandasnya. (zal/aro)