KOMPAK: Pasangan Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso siapkan program atasi banjir di Kota Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Pasangan Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso siapkan program atasi banjir di Kota Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Pasangan Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso siapkan program atasi banjir di Kota Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Pasangan Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso siapkan program atasi banjir di Kota Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG- Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) telah merancang program untuk membangun Kota Lunpia. Mengejar ketertinggalan dari kota besar lain yang menjadi ibu kota provinsi.

Meski menggencarkan pembangunan, paslon nomor urut 3 yang diusung Partai Gerindra, PAN, dan Golkar ini tidak mengesampingkan kondisi geografis Kota Semarang. Sigit mengaku akan memperhatikan lahan hijau demi merontokkan predikat Semarang langganan banjir.

Calon wali kota berlatar belakang pengusaha itu menilai, pembangunan permukiman di wilayah Semarang Atas harus dikendalikan untuk mencegah banjir. Menurutnya, penggundulan lahan sering dihalalkan demi memberikan perumahan atau permukiman.

“Kawasan Semarang Atas selama ini berperan sebagai daerah tangkapan air harus dijaga kelestarian ekosistem dan keasrian lingkungannya. Jangan sampai kita memberikan izin membuka perumahan sebesar-besarnya di kawasan Semarang Atas tanpa memperhatikan ekosistem dan penghijauan. Padahal, fungsinya daerah tangkapan air,” katanya ketika ditemui di Sibagus Centre, Jalan Veteran Nomor 65 Semarang, kemarin.