INTERNET SEHAT: Wahyu Unggul Satriawan dan Dhoni Saputro menunjukkan tampilan dari filter internet sehat yang mereka ciptakan. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INTERNET SEHAT: Wahyu Unggul Satriawan dan Dhoni Saputro menunjukkan tampilan dari filter internet sehat yang mereka ciptakan. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INTERNET SEHAT: Wahyu Unggul Satriawan dan Dhoni Saputro menunjukkan tampilan dari filter internet sehat yang mereka ciptakan. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INTERNET SEHAT: Wahyu Unggul Satriawan dan Dhoni Saputro menunjukkan tampilan dari filter internet sehat yang mereka ciptakan. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Tiga mahasiswa Jurusan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (Unnes) menciptakan Teknonet Home. Aplikasi ini diklaim bisa menjadi filter internet yang sehat. Seperti apa?

EKO WAHYU BUDIYANTO

INTERNET sehat yang bebas dari pornografi, perjudian dan malware kini menjadi dambaan banyak orang, terutama para orang tua. Sayangnya, masih banyak konten tersebut yang lolos dari filtering provider. Akibatnya, konten porno, perjudian, dan malware masih bisa lolos dan mengganggu.

Untuk mengatasi itu, tiga mahasiswa Jurusan Ilmu Politik Unnes menciptakan Teknonet Home. Ketiga mahasiswa kreatif tersebut adalah Wahyu Unggul Satriawan, Dhoni Saputro, dan Ardhi Firmansyah. Dengan sejumlah perangkat, ketiga mahasiswa itu membersihkan jaringan internet dari konten yang tidak kehendaki.

”Tidak hanya jadi filter situs pornografi dan perjudian, tapi malware dan iklan. Produk ini cocok untuk user internet rumah, kantor, serta sekolah dan kampus,” kata Wahyu, ketua peneliti yang menciptakan aplikasi Teknonet Home kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (18/9).