Pastikan Belum ada PHK

3063
PROSES PRODUKSI: Bupati Demak HM Dachirin Said melihat langsung proses packing permen di PT Morinaga Indonesia atau PT Kino Sayung, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
PROSES PRODUKSI: Bupati Demak HM Dachirin Said melihat langsung proses packing permen di PT Morinaga Indonesia atau PT Kino Sayung, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
PROSES PRODUKSI: Bupati Demak HM Dachirin Said melihat langsung proses packing permen di PT Morinaga Indonesia atau PT Kino Sayung, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
PROSES PRODUKSI: Bupati Demak HM Dachirin Said melihat langsung proses packing permen di PT Morinaga Indonesia atau PT Kino Sayung, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Melemahnya nilai rupiah kini mulai dirasakan perusahaan yang ada di wilayah Demak. Apalagi rupiah sudah melambung menjadi Rp 14.450. Sejumlah pabrik yang menggunakan bahan baku impor paling merasakan efeknya. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan yang bekerja diberbagai perusahaan tersebut.

Kondisi ini terlihat saat Bupati Demak HM Dachirin Said berkunjung ke PT Delta (pabrik pemintalan benang) di Desa Batu, Kecamatan Karangtengah dan PT Morinaga Indonesia (pabrik permen dan roti) di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, kemarin. Bupati Dachirin mengungkapkan, ditengah melemahnya ekonomi nasional akibat anjloknya rupiah, pemerintah daerah terus memantau perkembangan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Wali tersebut. “Kita berharap, jangan sampai ada PHK terhadap tenaga kerja. Karena itu, kita tingkatkan komunikasi ini agar semua bisa dilalui dengan baik. Kita jaga iklim investasi tetap berjalan,”ujar bupati.