TUMPUAN: Tim basket putri Jateng ketika berhasil menyumbangkan medali emas di ajang PON Riau 2012 lalu. Di PON Jabar 2016 mendatang, basket masih akan menjadi salah satu cabor beregu yang digadang-gadang bisa kembali menyumbang medali bagi Jateng.
TUMPUAN: Tim basket putri Jateng ketika berhasil menyumbangkan medali emas di ajang PON Riau 2012 lalu. Di PON Jabar 2016 mendatang, basket masih akan menjadi salah satu cabor beregu yang digadang-gadang bisa kembali menyumbang medali bagi Jateng.
TUMPUAN: Tim basket putri Jateng ketika berhasil menyumbangkan medali emas di ajang PON Riau 2012 lalu. Di PON Jabar 2016 mendatang, basket masih akan menjadi salah satu cabor beregu yang digadang-gadang bisa kembali menyumbang medali bagi Jateng.
TUMPUAN: Tim basket putri Jateng ketika berhasil menyumbangkan medali emas di ajang PON Riau 2012 lalu. Di PON Jabar 2016 mendatang, basket masih akan menjadi salah satu cabor beregu yang digadang-gadang bisa kembali menyumbang medali bagi Jateng.

SEMARANG – Jateng mentargetkan bisa meraih 62 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2015 di Jabar. Jumlah tersebut kata Ketua Umum KNI Jateng, Hartono hanya sekitar delapan persen dari total 753 nomor yang dipertandingkan di PON Jabar.

“Setelah saya hitung-hitung kita hanya meraih 62 medali emas atau delapan persen dari jumlah nomor yang dipertandingkan sebanyak 753 nomor. Ini pencapaian yang realistis untuk PON mendatang,” katanya.

Menurut dia, ada bebarapa cabang olahraga yang pencapaiannya menurun dibandingkan pada PON XVIII/2012 Riau, misalnya pada saat di Riau bisa meraih enam medali emas maka di Jabar diperkirakan hanya meraih tiga emas.

Bahkan, saat ini, sudah ada dua cabang olahraga milik Jateng yang tidak lolos dari babak kualifikasi artinya tidak bisa tampil pada pesta olahraga multieven empat tahunan di Jawa Barat mendatang yaitu drumband dan sofball.