Istri Dituduh Korupsi, Basyir Labrak Sekwan

184
Basyir Ahmad (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Basyir Ahmad (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Basyir Ahmad (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Basyir Ahmad (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Tak terima, sang istri dituduh korupsi, mantan Wali Kota Pekalongan, Basyir Ahmad melabrak Sekeretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pekalongan, Muhammad Feizal, di ruangan Administrasi Dewan, Rabu (16/9) kemarin. Akibat keributan tersebut, beberapa anggota dewan, ramai-ramai keluar dari ruangan komisi.

Kejadian tersebut terjadi pasca serah terima jabatan dari mantan Wali Kota Pekalongan kepada Pejabat (Pj) Wali Kota Pekalongan, Prijo Anggoro. Saat ditemui wartawan, sebelum mendampingi istrinya melakukan serah terima jabatan Ketua PKK Kota Pekalongan, Basyir mengkalirifikasi adanya kabar dugaan penamparan Feisal.

“Saya memang melabrak Sekwan ke dalam ruangannya. Saya tidak terima, istri saya dituduh tukang koruptor. Saya mendidik istri saya, jangan mengambil milik orang lain. Tapi diisukan yang tidak-tidak oleh Sekwan,” kata dia.

Terkait isu pemukulan yang menyebar, Basyir menampik melakukan hal tersebut. “Saya tidak memukul, saya juga tidak emosi. Saya labrak saja karena keterlaluan menuduh istri saya korupsi, mengambil dana bintek, sampai dibilang minta persenan dana konsumsi,” kata Basyir emosi.