PEMIMPIN BARU: Serah terima Jabatan Gubernur Akpol dari Irjen Pudji Hartanto kepada Irjen Anas Yusuf di lapangan Anton Sudjarwo Akpol Semarang, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PEMIMPIN BARU: Serah terima Jabatan Gubernur Akpol dari Irjen Pudji Hartanto kepada Irjen Anas Yusuf di lapangan Anton Sudjarwo Akpol Semarang, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PEMIMPIN BARU: Serah terima Jabatan Gubernur Akpol dari Irjen Pudji Hartanto kepada Irjen Anas Yusuf di lapangan Anton Sudjarwo Akpol Semarang, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PEMIMPIN BARU: Serah terima Jabatan Gubernur Akpol dari Irjen Pudji Hartanto kepada Irjen Anas Yusuf di lapangan Anton Sudjarwo Akpol Semarang, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

GAJAHMUNGKUR — Mabes Polri akan mengirimkan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) terbaik ke luar negeri untuk mengikuti pendidikan pascasarjana.

”Ini kali pertama Mabes Polri mengirimkan lulusan terbaik dari Akademi Kepolisian yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu,” ungkap Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Syaruddin, usai upacara serah terima jabatan Gubernur Akpol dari Irjen Pudji Hartanto kepada Irjen Anas Yusuf di lapangan Anton Sudjarwo Akpol Semarang, kemarin.

Syafruddin mengatakan, terdapat 50 lulusan terbaik Akpol yang akan meneruskan pendidikan pascasarjana. Namun para lulusan tersebut akan diseleksi sebelum dikirim tugas belajar ke negara baik Eropa atau Asia, seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang dan beberapa negara lainnya. ”Jadi mereka yang diberangkatkan benar-benar pilihan,” akunya.

Menurut Syafruddin, pengiriman lulusan terbaik Akpol tersebut untuk mencetak calon pemimpin Polri masa depan, yang memiliki pengetahuan andal dan bisa dimanfaatkan untuk kemajuan institusi Korps Bhayangkara.