Hartono (DOK/RASE)
Hartono (DOK/RASE)
Hartono (DOK/RASE)
Hartono (DOK/RASE)

SEMARANG – Beberapa cabang olahraga akan mengikuti babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) dalam waktu dekat, yakni akhir September dan awal Oktober mendatang. Namun konsentrasi cabor-cabor ini terganggu, gara-gara Pemerintah Provinsi Jateng melalui KONI Jateng belum bisa mencairkan anggaran untuk keperluan mengikuti Pra PON tersebut.

Cabor-cabor yang akan mengikuti Pra PON bulan ini dan bulan depan di antaranya voli indoor, voli pantai, catur, wushu, bridge, terbang layang, angkat besi, angkat berat, binaraga, balap motor, sepak bola dan futsal. Para pengurus cabor mengaku pusing lantaran anggaran belum bisa dicairkan, sementara biaya untuk pemberangkatan tim ke Pra PON tidak sedikit.

Ketua Umum KONI Jateng Hartono saat ditemui kemarin mengakui anggaran untuk keperluan mengikuti Pra PON belum keluar. Penyebabnya, ada sebanyak enam cabang olahraga yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban anggaran pada pencairan sebelumnya. Meski begitu, Hartono enggan merinci enam cabang olahraga tersebut.

“Kalau enam cabor itu tidak segera menyerahkan laporan pertanggungjawaban sebelumnya, tentu kita tidak bisa mencairkan anggaran selanjutnya. Cabor-cabor lain yang tertib administrasi terkena imbas tidak bisa mencairkan anggaran Pra PON,” tandas Hartono.