Pemprov Tak Buka CPNS

167

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah tahun ini dipastikan tidak akan membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Hal ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) tentang penundaan penambahan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2015.

”Dengan turunnya SE tersebut, ada dampak perpanjangan masa kerja bagi PNS yang akan pensiun diperpanjang selama dua tahun,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Indriani.

Dia mengakui, surat bernomor B/2163/M.PAN-RB/06/2015 yang diedarkan per-30 Juni 2015 itu membatasi Pemprov Jateng dalam menambah jumlah PNS. Padahal diakuinya pemprov masih kekurangan sekitar 4.000 PNS terutama pada bagian teknisi. ”Kami belum bisa memperkirakan aturan tahun berikutnya. Sebab semua keputusan dan kebijakan bersumber dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Dijelaskan Indri, jumlah PNS di pemprov tiap tahunnya berkurang 900 PNS dikarenakan pensiun. Untuk menyiasati hal tersebut, dilakukan penerimaan mutasi PNS dari provinsi lain. Tentunya sesuai kebutuhan formasi yang dibutuhkan. ”Dalam penerimaan mutasi ini, kami tetap melaksanakan jalur tes. Sehingga tidak sembarang PNS dapat masuk,” tandasnya.

Selain tes, lanjut Indri, persyaratan diterimanya mutasi dari provinsi lain adalah minimal golongan III/D dan usia maksimal 45 tahun. Hal ini dikarenakan beban kerja yang harus ditanggung membutuhkan PNS muda yang masih produktif. ”Berdasar analisis kebutuhan, PNS yang ada di Pemprov Jateng idealnya ada sekitar 20 ribu. Akan tetapi faktanya hanya berkisar 16 ribu. Kebutuhan paling banyak di teknis lapangan,” pungkasnya. (fai/ric/ce1)