OPTIMISTIS: Deputy Director Distribution Network Management Bank Muamalat Vita Ariavita dan Executive Vice Presicent Manulife Indonesia, Hans de Waal dalam peluncuran produk Zafirah Save Link. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPTIMISTIS: Deputy Director Distribution Network Management Bank Muamalat Vita Ariavita dan Executive Vice Presicent Manulife Indonesia, Hans de Waal dalam peluncuran produk Zafirah Save Link. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPTIMISTIS: Deputy Director Distribution Network Management Bank Muamalat Vita Ariavita dan Executive Vice Presicent Manulife Indonesia, Hans de Waal dalam peluncuran produk Zafirah Save Link. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPTIMISTIS: Deputy Director Distribution Network Management Bank Muamalat Vita Ariavita dan Executive Vice Presicent Manulife Indonesia, Hans de Waal dalam peluncuran produk Zafirah Save Link. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pasar Jawa Tengah di sektor ekonomi berbasis syariah dinilai masih sangat potensial. Bank Muamalat berupaya menggaet pasar tersebut dengan menggandeng Manulife melalui produk unit link syariah Zafirah Save Link.

Deputy Director Distribution Network Management Bank Muamalat Vita Ariavita mengatakan, saat ini pasar untuk produk asuransi dengan segmentasi berbasis syariah sangat potensial. Namun demikian, baru sekitar 5 persen produk syariah yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, ini merupakan peluang yang cukup besar.

Hal tersebut, ucapnya, terlihat dari besarnya minat masyarakat terhadap produk yang mereka luncurkan bulan lalu. Dalam jangka waktu sebulan, pihaknya berhasil menggaet premi Rp. 600 juta untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY. “Target nasional tahun ini Rp 40 Milyar, untuk Jateng dan DIY sebesar Rp 3,8 milyar, dan saat ini sudah tembus hingga Rp 600 juta. Pencapaian yang cukup baik mengingat, kami baru meluncurkan selama sebulan,” imbuh Area Manager Jateng & DIY Norcholis.