60 Persen Warga Batang Tak Peduli Pemilu

192
TINGKAT PARTISIPASI: KPU Batang saat menyampaikan hasil riset hasil riset study Political Literacy Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Tahun 2014, kemarin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKAT PARTISIPASI: KPU Batang saat menyampaikan hasil riset hasil riset study Political Literacy Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Tahun 2014, kemarin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKAT PARTISIPASI: KPU Batang saat menyampaikan hasil riset hasil riset study Political Literacy Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Tahun 2014, kemarin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKAT PARTISIPASI: KPU Batang saat menyampaikan hasil riset hasil riset study Political Literacy Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Tahun 2014, kemarin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Tingkat kepedulian masyarakat Batang terhadap pemilihan umum masih terbilang rendah. Berdasar hasil riset study Political Literacy Masyarakat dalam Pemilihan Umum Tahun 2014, yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, hasilnya 82,67 persen Partai Politik (Parpol) kurang berperan dalam pendidikan pada masyarakat. Akibatnya 60 persen masyarakat kurang peduli dengan pemilu.

Dari hasil riset KPU tersebut juga diketahui, bahwa peran pemerintah dalam melakukan sosialisasi pemilu sangat rendah. Pemahaman akan regulasi pemilu di masyarakat hanya 27,27 persen, melek politik substansial 41,33 persen, dan 60 persen tidak mengerti akan pentingnya pemilu di Kabupaten Batang. Memang sangat ironis.

Anggota KPU Kabupaten Batang Bidang Devisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Umar Abdul Jabar, menjelaskan bahwa KPU telah melakukan riset terhadap masyarakat di Kabupaten Batang, dengan menggunkan metode riset kualitatif diskriptif, dalam Study Political Literacy Masyarakat dalam Pemilihan Umum Tahun 2014.