September, Inflasi Diperkirakan Naik

212
SEBABKAN INFLASI: Daging sapi adalah salah satu komoditas yang diperkirakan akan naik harganya pada bulan September ini karena moment Idul Adha. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEBABKAN INFLASI: Daging sapi adalah salah satu komoditas yang diperkirakan akan naik harganya pada bulan September ini karena moment Idul Adha. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEBABKAN INFLASI: Daging sapi adalah salah satu komoditas yang diperkirakan akan naik harganya pada bulan September ini karena moment Idul Adha. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEBABKAN INFLASI: Daging sapi adalah salah satu komoditas yang diperkirakan akan naik harganya pada bulan September ini karena moment Idul Adha. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Risiko tekanan harga di Jawa Tengah pada bulan September ini diperkirakan akan mengalami peningkatan. Hal tersebut disebabkan oleh ekspektasi masyarakat jelang Idul Adha serta musim kemarau.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Iskandar Simorangkir mengatakan, sejumlah komoditas pada bulan September diprediksi akan mengalami kenaikan. Diantaranya daging sapi dan bumbu-bumbuan. “Daging sapi diprediksi akan mengalami peningkatan harga menjelang hari raya Idul Adha dalam level yang terbatas. Hal tersebut dikarenakan pedagang mengantisipasi kenaikan permintaan dengan menambah jumlah pasokan,” ujarnya, kemarin (14/9).

Selain itu, apresiasi dolar dapat berdampak pada terdapat pula risiko eksternal yang berasal dari apreasiasi dolar sehingga dapat berdampak pada pembentukan harga komoditas administered prices.

Mencermati berbagai risiko tersebut, ucapnya, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Koordinasi dilakukan utamanya melalui penjagaan pasokan untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan makanan di tengah musim kemarau panjang. Penyampaian informasi harga melalui Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (SiHaTi) juga turut berperan dalam rangka menjaga ekspektasi masyarakat.