Ratusan Peziarah Padati Makam di Tengah Laut

630
ZIARAH: Warga berbondong-bondong menuju makam Syeh Mudzakir melalui hutan mangrove dalam haul kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
ZIARAH: Warga berbondong-bondong menuju makam Syeh Mudzakir melalui hutan mangrove dalam haul kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
ZIARAH: Warga berbondong-bondong menuju makam Syeh Mudzakir melalui hutan mangrove dalam haul kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
ZIARAH: Warga berbondong-bondong menuju makam Syeh Mudzakir melalui hutan mangrove dalam haul kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Haul Kiai Mudzakir di Desa Bedono, Kecamatan Sayung kemarin dipadati peziarah dari berbagai daerah. Mereka ngalap berkah di areal makam Waliyullah yang terletak di tengah laut tersebut. Para peziarah yang berasal dari berbagai daerah ini dengan khusyu’ berdoa dan membaca tahlil. Peziarah antara lain, Demak, Kudus, Jogjakarta, Semarang, Pati, Klaten dan daerah lainnya.

Ahli waris, Anang Nur Rozi menuturkan, haul dilaksanakan tiap tahun. Menurutnya, untuk menuju ke makam akses jalannya relatif lancar. Kendati demikian, pemerintah daerah diminta untuk turut membantu membangun jalan yang masih belum sempurna. “Sedangkan, untuk pembangunan makam biar keluarga Mbah Mudzakir yang memikirkan,”ujarnya.

Sejauh ini, rob air laut tidak sampai membanjiri makam. Seperti diketahui, keberadaan makam Syeh Mudzakir menarik perhatian masyarakat. Sebab, selain ketokohan yang bersangkutan sebagai Waliyullah, makamnya juga berada di kawasan hutan mangrove. Bahkan, oleh pemda setempat daerah tersebut akan dijadikan wilayah wisata religi. (hib/fth)