SEKAYU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang tengah fokus untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam Pilwalkot 9 Desember mendatang. Dari daftar sementara, ada 14.294 pemilih pemula. KPU menargetkan 75 pemilih pemula menggunakan hak pilihnya.

Anggota Komisioner Divisi Pemuktahiran Data Pemilih Komisi Pemilihan Umum KPU Kota Semarang, Kharis Hidayat menjelaskan, saat ini proses pendataan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kota Semarang memasuki tahap tanggapan usulan dan masukan dari masyarakat.

Tahap itu telah dimulai dari tanggal 10 September hingga 19 September nanti. Proses tersebut nantinya yang akan menentukan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Karena didalamnya terhdapat beberapa masukan, usulan, dan koreksi dari warga. DPS saat ini telah dipasang di wilayah tempat pemungutan suara di masing-masing kelurahan. “Sehingga DPS yang dikeluarkan KPU dapat dilihat langsung oleh warga,” terang Kharis.

Kharis mengatakan, saat ini KPU sedang memfokuskan diri terhadap para pemilih pemula yang jumlahnya cukup banyak. Berbagai stakeholder akan digandeng untuk mencapai target 75 persen pemilih pemula menggunakan hak pilihnya dalam Pilwalkot 9 Desember mendatang. “KPU bekerjsama dengan berbagai pihak, Disdik, Kemenag, untuk memberi sosialisasi kepada pemilih pemula, khususnya SMA kelas tiga, kuncinya umur 17 tahun pada tanggal 9 Desember. Diharapkan kita bisa di angka 75 persen (pemilih pemula), kalau KPU RI 77 persen, tapi kita berusaha untuk wujudkan itu. Kita kerjasama dengan berbagai pihak untuk mesosialiasikan itu,” terangnya.

Tercatat dari hasil pencocokan dan penelitian yang dilakukan petugas, terdapat 14.294 pemilih pemula di Semarang, dengan rincian 7.310 pria dan 6.984 wanita. Jumlah tersebut dari keseluruhan DPS 1.111. 743 pemilih yang tersebar di 2.635 TPS. (mha/zal)