MAKIN MAHAL: Sejak akhir Agustus lalu harga rumah dengan FLPP di Jawa Tengah naik sebesar Rp 8 juta. Susahnya mencari lahan untuk membangun rumah dengan FLPP ini menjadi salah satu penyebab naiknya harga rumah bersubsidi tersebut. (IST)
MAKIN MAHAL: Sejak akhir Agustus lalu harga rumah dengan FLPP di Jawa Tengah naik sebesar Rp 8 juta. Susahnya mencari lahan untuk membangun rumah dengan FLPP ini menjadi salah satu penyebab naiknya harga rumah bersubsidi tersebut. (IST)
MAKIN MAHAL: Sejak akhir Agustus lalu harga rumah dengan FLPP di Jawa Tengah naik sebesar Rp 8 juta. Susahnya mencari lahan untuk membangun rumah dengan FLPP ini menjadi salah satu  penyebab naiknya harga rumah  bersubsidi tersebut. (IST)
MAKIN MAHAL: Sejak akhir Agustus lalu harga rumah dengan FLPP di Jawa Tengah naik sebesar Rp 8 juta. Susahnya mencari lahan untuk membangun rumah dengan FLPP ini menjadi salah satu penyebab naiknya harga rumah bersubsidi tersebut. (IST)

SEMARANG – Harga rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Jawa Tengah naik. Dari semula Rp 110 juta menjadi Rp 118 juta.

“Ketentuan baru ini mulai diberlakukan akhir Agustus lalu,” ujar Wakil Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, Dibya K Hidayat, kemarin (13/9).

Menurutnya, kenaikan harga tersebut disebabkan oleh kenaikan harga lahan. Khususnya di sejumlah kawasan strategis. Untuk membangun rumah FLPP juga ada batas minimal lahan. Sedangkan harga lahan saat ini terus naik, terlebih di beberapa daerah tertentu.