Panwas Diminta Copot Branding Calon di Mobil

170
HARUS TEGAS: Panwas Demak melakukan sosialisasi pengawasan Pilkada bersama stakeholder di ruang Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS TEGAS: Panwas Demak melakukan sosialisasi pengawasan Pilkada bersama stakeholder di ruang Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS TEGAS: Panwas Demak melakukan sosialisasi pengawasan Pilkada bersama stakeholder di ruang Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS TEGAS: Panwas Demak melakukan sosialisasi pengawasan Pilkada bersama stakeholder di ruang Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK- Satpol PP Pemkab Demak mendesak Panwas setempat untuk segera mencopot berbagai alat peraga kampanye (APK) cabup-cawabup yang masih dipasang di kantor partai politik (parpol). Selain itu, panwas juga diminta untuk secepatnya mencopot branding mobil yang masih banyak terdapat gambar calon.

Kasatpol PP Demak, Yulianto, mengatakan, semua harus dicopot segera supaya bisa lebih tertib dalam menggunakan alat peraga. “Panwas kapan mau menurunkan alat peraga kampanye yang ada di kantor parpol dan branding mobil,”ujar Yulianto setengah bertanya di sela sosialisasi pengawasan Pilkada bersama stakeholder di ruang Bina Praja, kemarin.

Menurutnya, aturan harus ditegakkan, sehingga kampanye berjalan dengan tertib. Dalam menertibkan APK ini, kata dia, masalah yang dihadapi adalah banyaknya APK dipasang tidak pada tempatnya, seperti di pohon dan taman. “Mestinya pemasangan tetap memperhatikan estetika,”katanya.

Ketua Panwas Demak, Khoirul Saleh, mangatakan, penertiban APK sudah dilakukan panwas bersama Satpol PP beberapa waktu lalu. Meski demikian, APK yang ditertibkan masih sebagian. Karena itu, APK yang lain segera ditertibkan termasuk branding gambar calon di mobil. “Karena itu, kita sosialisasikan pengawasan tersebut,”jelasnya didampingi Sekretaris Panwas Yanto Mulyanto.

K komisioner KPUD Demak, Bambang Setiyabudi, mengatakan, berdasarkan rekapitulasi data pemilih sementara (DPS), jumlahnya mencapai 862.304 orang pemilih. Terdiri atas 430.093 pria dan 432.211 perempuan. Sedangkan, untuk pemilih pemula 15.941 orang terdiri, laki-laki 8.046 orang, dan perempuan 7.895 orang. Sementara, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) ada 1.757 titik tersebar di 249 desa dan kelurahan di 14 kecamatan. “Untuk data jumlah pemilih ini memang masih terdapat masalah, seperti nama orang yang meninggal 10 tahun lalu tetap tercatat sebagai pemilih,”katanya. (hib)