KOMITMEN: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro saat berdialog dengan puluhan guru-guru Pos PAUD se-Kecamatan Tembalang, Kamis (10/9). (istimewa)
KOMITMEN: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro saat berdialog dengan puluhan guru-guru Pos PAUD se-Kecamatan Tembalang, Kamis (10/9). (istimewa)
KOMITMEN: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro saat berdialog dengan puluhan guru-guru Pos PAUD se-Kecamatan Tembalang, Kamis (10/9). (istimewa)
KOMITMEN: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro saat berdialog dengan puluhan guru-guru Pos PAUD se-Kecamatan Tembalang, Kamis (10/9). (istimewa)

SEMARANG – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Semarang selama ini kurang mendapatkan perhatian. Padahal, PAUD sangat berperan penting dalam membentuk karakter seorang anak sebelum mengenyam pendidikan formal.

Agar kualitas yang dihasilkan para pendidik di Pos PAUD, maka harus didukung fasilitas yang menunjang. Mulai sarpras (sarana dan prasarana), peningkatan kualitas SDM, hingga bantuan operasional. Semua itu menjadi komitmen calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro, jika terpilih menjadi pemimpin Kota Semarang lima tahun ke depan.

”Karena itu, di dalam program saya, Pos PAUD ini menjadi prioritas, karena memang seorang anak itu tidak didik dari SD, tapi sedini mungkin, bahkan sejak di dalam kandungan pun harus mendapat pendidikan. Jadi, PAUD ini sangat penting,” terang calon wali kota yang berpasangan dengan Zuber Safawi ini usai menghadiri Forum Pos PAUD di RW IV Pancursari, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kamis (10/9).