Monitoring Akreditasi Sekolah

175

DEMAK – Unit Pelaksana Akreditasi (UPA) hingga kini terus menggalakkan monitoring terhadap akreditasi sekolah dan madrasah. Koordinator UPA Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Pemkab Demak, Abdul Haris mengatakan, ada 6 sekolah yang kini dalam proses akreditasi.

Yaitu, SMPN 1 Sayung, SMPN 1 Karangtengah, SMPN 1 Bonang, SMPN 1 Karanganyar, SMPN 1 Kebonagung dan SMP Al Karimah Guntur. “Kita monitoring pelaksanaan akreditasinya agar sesuai dengan norma atau prinsip umum akreditasi. Yakni, terbuka, independen dan terpercaya. Jangan sampai asesor bersikap arogan dalam melakukan visitasi akreditasi tersebut,”jelas Haris, kemarin.

Ia menambahkan, akreditasi penting dilakukan untuk menentukan kualifikasi sekolah dan madrasah. Karena itu, sasarannya adalah sekolah yang belum terakreditasi dan sekolah atau madrasah yang sudah akreditasi namun masa berlakunya telah habis. Karena itu, harus proses akreditasi ulang lagi. “Masa berlaku akreditasi hanya 5 tahun,”katanya.

Menurutnya, sekolah yang bias diakreditasi adalah yang sudah meluluskan siswa dan kelas untuk belajar ada siswanya semua atau tidak kosong. “Nah, konsekuensi sekolah yang belum terakreditasi tidak bisa menjadi penyelenggara ujian nasional,” tambahnya.

Di wilayah Demak sendiri sekolah yang belum akreditasi jumlahnya relative kecil. Yang banyak justru sekolah atau madrasah yang belum mengurus akreditasi ulang. Rata-rata sudah akreditasi A. Hasil akreditasi oleh asesor dilaporkan ke UPA kabupaten untuk diplenokan lalu dikirimkan ke Badan Akreditasi Provinsi. (hib/fth)