Belajar Jurnalistik dari Praktisi

292
NARSIS: Mahasiswa dan mahasiswi Unika Fakultas Hukum dan Komunikasi foto bersama di ruang tamu redaksi Jawa Pos Radar Semarang, kemarin (8/9). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NARSIS: Mahasiswa dan mahasiswi Unika Fakultas Hukum dan Komunikasi foto bersama di ruang tamu redaksi Jawa Pos Radar Semarang, kemarin (8/9). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NARSIS: Mahasiswa dan mahasiswi Unika Fakultas Hukum dan Komunikasi foto bersama di ruang tamu redaksi Jawa Pos Radar Semarang, kemarin (8/9). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pembelajaran yang baik tidak selalu berkutat pada buku yang memuat beragam teori-teori yang sangat rigid. Lebih dari itu, belajar dengan turun ke lapangan atau bertemu dengan praktisi langsung juga sangat diperlukan. Ini untuk menambah wawasan di luar pengetahuan di kelas yang terbatas.

Hal itulah yang dilakukan sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Hukum dan Komunikasi (FKH) Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang yang mendatangi Kantor Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Veteran 55, Selasa (8/9). Dengan didampingi dosen pembimbing Roturniar Pasaribu dan Naneth A Ekopriyono, rombongan diterima redaktur Pelaksana Jawa Pos Radar Semarang Ida Nor Layla.

Selama kurang lebih satu jam mereka belajar bagaimana proses kreatif dunia media. Mulai dari tahap perencanaan hingga proses penerbitan sebuah surat kabar. ”Sebuah media harus mengetahui segmen pembacanya. Jangan sampai apa yang ditulis tidak memberi manfaat kepada orang yang membacanya,” terang Ida menjelaskan.