Kekeringan, 794 Hektare Sawah Gagal Panen

216
DISERANG WERENG : Petani di Desa Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Batang, saat menunjukkan batang padi yang lapuk, karena terserang hama wereng. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISERANG WERENG : Petani di Desa Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Batang, saat menunjukkan batang padi yang lapuk, karena terserang hama wereng. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISERANG WERENG : Petani di Desa Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Batang, saat menunjukkan batang padi yang lapuk, karena terserang hama wereng. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Dari lahan luasan baku tanam 22 ribu hektare di Kabupaten Batang, 794 hektare di antaranya mengalami gagal panen. Ratusan hektare tersebut tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Batang. Sebagian besar disebabkan karena lahannya kekeringan dan diserang hama wereng.

Kecamatan Subah adalah daerah yang lahannya paling luas mengalami gagal panen, yakni seluas 209 hektare karena kekeringan. Sedangkan Kecamatan Batang, gagal panen karena diserang hawa wereng.

Wasduri, 56, pemilik lahan seluas 0,5 hektare di Desa Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Batang mengungkapkan bahwa tanaman padi miliknya yang sebulan lagi panen, lebih dari setengahnya terserang hama wereng. Berbagai obat-obatan pestisida telah disemprotkan, namun hawa wereng tetap saja menyerang. Akibatnya, banyak tanaman padi miliknya yang lapuk dan tak lagi berisi.