Gulat Harus Segera Berbenah

923
HARUS BERBENAH: Pegulat Jateng yang turun di kelas grekho 98kg¸ Sulistiono harus mengakui keunggulan pegulat Jatim, Putra Orga dan harus puas meraih perak di Indonesia Terbuka kemarin. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
HARUS BERBENAH: Pegulat Jateng yang turun di kelas grekho 98kg¸ Sulistiono harus mengakui keunggulan pegulat Jatim, Putra Orga dan harus puas meraih perak di Indonesia Terbuka kemarin. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
HARUS BERBENAH: Pegulat Jateng yang turun di kelas grekho 98kg¸ Sulistiono harus mengakui keunggulan pegulat Jatim, Putra Orga dan harus puas meraih perak di Indonesia Terbuka kemarin. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Kontingen gulat Jateng tampaknya harus segera berbenah untuk untuk mempersiapkan diri menghadapi babak kualifikasi PON XIX yang akan di gelar di Jambi pada bulan November 2015 mendatang.

Hal itu berkaca dari hasil Kejuaraan Gulat Internasional Indonesia Terbuka yang telah berlangsung di Auditorium Unnes kemarin dimana pegulat Jateng yang diproyeksikan tampil di Pra PON masih belum mampu tampil memuaskan.

Total Jateng hanya berhasil meraih lima perak dan 10 perunggu. Hasil ini menempatkan Jateng pada posisi enam klasemen akhir kejuaraan. Dan jika berkaca dari hasil tersebut, tentunya anak-anak Jateng butuh kerja ekstra keras di Pra PON mendatang.

”Memang butuh kerja ekstra keras baik dari pengurus, pelatih maupun pegulat di Pra PON besok karena kami menargetkan meloloskan 18 kelas ke PON. Dan evaluasi utama kami melihat fisik anak-anak yang masih kurang,” kata Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jateng Andreas Budi Wirohardjo.