Buka TPS di Lapas Ambarawa

KPU Tetapkan 1.700 TPS

287

UNGARAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang menetapkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pilkada 9 Desember 2015 sebanyak 1.700 TPS. Adapun jumlah TPS terbanyak kali ini terdapat di Kecamatan Ungaran Barat mencapai 144 TPS. Sedangkan jumlah TPS paling sedikit di Kecamatan Bancak, sebanyak 41 TPS.

Anggota KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, mengatakan, dalam pemilu-pemilu sebelumnya, jumlah TPS dan pemilih paling banyak ada di Kecamatan Suruh. Namun dalam Pilkada kali ini paling banyak di Kecamatan Ungaran Barat. Hal itu disebabkan di Kecamatan Ungaran Barat banyak tumbuh perumahan. Sehingga banyak penduduk dari luar daerah mutasi menjadi penduduk Ungaran Barat. Sehingga jumlah pemilih di kecamatan ini bertambah.

“Jumlah pemilih di Ungaran Barat sebanyak 53.342 orang, terdiri atas 25.965 laki-laki dan 27.377 perempuan, jadi TPS-nya lebih banyak. Sedangkan jumlah pemilih di Bancak hanya 18.110 orang, terdiri atas 8.896 laki-laki dan 9.214 perempuan. Kalau pemilihnya banyak, secara otomatis jumlah TPS juga bertambah,” kata Maskup Asyadi kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Guntur Suhawan, menambahkan, dari total sebanyak 1.700 TPS Pilkada, salah satu TPS di antaranya berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ambarawa, yakni TPS 13 Lodoyong. Disediakannya TPS di lapas tersebut untuk menampung hak pilih penghuni Lapas karena ada 46 narapidana (napi) yang menjadi penduduk Kabupaten Semarang.

“Untuk Pilkada ini, kami tidak menyiapkan TPS khusus di rumah sakit, puskesmas rawat inap maupun klinik rawat inap. Jadi, warga Kabupaten yang sakit di rumah sakit bisa menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat. Cukup menunjukkan undangan dan KTP kepada petugas KPPS. Sehingga petugas kami yang akan datang ke TPS mendatangi pasien di rumah sakit,” pungkasnya. (tyo/aro)