Ayam tanpa Vaksinasi, Gunakan Ekstrak Daun Sirsak

Empat Mahasiswa Undip Bisnis ”Ayam Kampus Seksi”

798
KREATIF: Empat mahasiswa FPP Undip yang berbisnis Ayam Kampus Seksi. Inzet: Ayam Kampus Seksi merek Akassi yang mereka jual. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Empat mahasiswa FPP Undip yang berbisnis Ayam Kampus Seksi. Inzet: Ayam Kampus Seksi merek Akassi yang mereka jual. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Empat mahasiswa FPP Undip yang berbisnis Ayam Kampus Seksi. Inzet: Ayam Kampus Seksi merek Akassi yang mereka jual. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Empat mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (Undip) ini cukup kreatif. Mereka memanfaatkan peluang bisnis dengan menjual Ayam Kampus Seksi. Seperti apa?

EKO WAHYU BUDIYANTO

AYAM kampus seksi. Anda jangan berpikiran porno dulu. Apa yang dilakukan empat mahasiswa Undip ini bukan menjual ”ayam kampus” alias bisnis prostitusi. Namun yang dimaksud Ayam Kampus Seksi adalah Ayam Kampung Super Sehat dengan Ekstrak Daun Sirsak (Akassi).

Ide bisnis tersebut tercetus di saat harga daging sapi di pasaran melambung mencapai Rp 120 ribu per kg. Padahal masyarakat tetap harus tercukupi kebutuhan protein hewani yang mengandung asam amino esensial yang sangat penting bagi metabolisme tubuh.

Alternatif yang dipilih oleh masyarakat adalah mengganti daging sapi dengan daging ayam. Selain mudah diperoleh, harga daging ayam relatif terjangkau. Namun yang dijual di pasaran, kerap kali daging ayam menggunakan antibiotik yang menimbulkan residu, dan menyebabkan penyakit kanker bagi konsumennya.