Dewan Panggil Bank Jateng

199

78922fb6615b918cc7180d427b7e4f0a-web

SEMARANG – DPRD Jateng mulai mempersoalkan program kartu tani yang justru bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebab, Jateng memiliki bank daerah yakni Bank Jateng yang merupakan milik masyarakat Jateng. Dewan bakal memanggil manajemen Bank Jateng pekan depan untuk mengklarifikasi kenapa kartu tani tidak memakai Bank Jateng.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Riyono mengatakan, pemanggilan untuk mengetahui apakah benar Bank Jateng tidak siap meng-handle kartu tani. Sebab, selama ini pemprov menilai Bank Jateng tidak memiliki sistem IT seperti BRI sehingga tidak digunakan untuk kartu tani. ”Masak sekelas Bank Jateng tidak memiliki sistem IT yang bagus. Ini yang akan kami gali,” katanya, kemarin.

Dewan ingin mengembalikan spirit keberpihakan Bank Jateng kepada masyarakat. Salah satunya terkait dengan pelaksaaan program kartu tani yang harus di-handle Bank Jateng. Apalagi program kartu tani meski belum jalan merupakan program unggulan gubernur. ”Harusnya memang pakai Bank Jateng. Karena selain bank daerah di dalamnya juga ada uang masyarakat Jateng,” imbuhnya.

Pemprov selama ini dinilai lebih mementingkan aspek bisnis dibandingkan dengan aspek manfaat. Desakan penggunakan Bank Jateng cukup beralasan karena nanti ke depan petani bisa langsung mengakses berbagai program Bank Jateng.