SEMARANG – Dua pelari jarak jauh Jateng, Ari Swandana dan Noce Matital menambah daftar pelari Jateng yang telah memastikan tiket untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/Jabar 2016 mendatang. Kedua pelari senior ini berhasil memastikan tiket melalui ajang Bali Marathon yang digelar 29-30 Agustus kemarin. Bali Marathon juga digunakan sebagai salah satu babak kualifikasi untuk pelari-pelari jarak jauh yang akan tampil di PON Jabar mendatang.

“Di Bali Marathon, Ari berhasil finish di urutan kelima, sedangkan Noce urutan ke enam. Tentu kami cukup bersukur keduanya bisa menambah daftar atlet Jateng yang lolos ke PON Jabar,” tutur Ketua Harian Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng Rumini.

Di Bali Marathon kemarin Jateng sebenarnya juga berharap kepada beberapa pelari lainnya seperti Sukarno dan Tribius serta dua pelari jarak jauh putri andalan Jateng Erni Ulatningsih dan Unik Setyorini. “Untuk Erni masih belum lolos meski kemarin berhasil finish di urutan ketiga. Namun peluangnya masih cukup besar karena kalau dari catatan waktu nasional dia masih cukup baik,” sambung Rumini.

Dengan tambahan dua pelari tersebut berati saat ini Jateng telah berhasil meloloskan 21 atlet mereka ke ajang multievent empat tahunan tersebut. Jumlah tersebut masih bisa bertambah di babak kualifikasi lanjutan yang masih akan digelar. “Pelari jarak jauh masih punya kesempatan untuk lolos melalui Jakarta Marathon pada Oktober mendatang. Medan di lomba tersebut relatif lebih ringan dibanding Bali Marathon. Mudah-mudahan kami bisa kembali menambah atlet,” sambungnya.

Selain nomor jarak jauh, PASI Jateng juga tengah mempersiapkan atlet untuk nomor lari jarak pendek , lempar dan lompat. Rumini mengatakan, tahapan akhir Pra-PON XIX pada Kejurnas di Rawamangun, Jakarta, bulan September ini, akan dimaksimalkan untuk meloloskan nomor-nomor yang belum meraih tiket ke Jabar. ”Selain kejurnas senior sebagai babak kualifikasi, kami juga mengirimkan atlet untuk kejurnas yunior. Untuk senior, Jateng akan menerjunkan 48 atlet dan di kelompok yunor 17 atlet,” pungkas Rumini kemarin. (bas/smu)