SEMARANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jateng coba mengenalkan kembali destinasi wisata unggulan di Jateng. Agar makin mengena, warga diajak berwisata dengan kemasan Fun Rally Wisata Safari Kemerdekaan dengan rute Semarang-Candi Borobudur. Rencananya, turing wisata ini akan dilepas Kepala Disbudpar Jateng Prasetyo Aribowo di Museum Mandala Bakti, Tugumuda pukul 08.30 WIB, Minggu (6/9) besok.

Ketua Panitia Willie menerangkan, jalan-jalan santai ini layaknya turing santai biasa. Tidak ada pengawalan Satlantas karena memang tidak mengejar waktu. ”Fun Rally Wisata ini kan mengajak warga untuk merasakan keindahan alam yang disuguhkan sepanjang perjalanan. Sengaja dipilihkan jalur alternatif melewati pedesaan. Jadi dinikmati saja. Tidak perlu buru-buru. Bahkan kami juga menggandeng Ditlantas Polda Jateng untuk memberikan sosialisasi safety driving agar para peserta menjadi bagian dari pelopor keselamatan lalu lintas,” ucapnya.

Demi keselamatan sekaligus penunjuk jalur, telah disediakan tiga posko. Yaitu di Limbangan, Kopeng, dan Ketep Pas. ”Kebetulan peserta yang sudah mendaftar, berasal dari berbagai daerah. Seperti Semarang, Kendal, Kudus, Jogjakarta, dan beberapa daerah lain,” imbuh Willie.

Sementara ini, lanjutnya, baru ada 52 peserta yang sudah mendaftar. Masih setengah dari target yang dipatok sebanyak 100 peserta. Karena itu, pihaknya akan terus membuka pendaftaran hingga hari H. Tidak ada syarat apa pun kecuali pengemudi mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM) A, dan mengendarai mobil yang sehat. ”Biasanya, kalau acara seperti ini, pesertanya banyak yang mendaftar on the spot. Ada yang dari komunitas, juga atas nama perorangan,” tutur Willie.

Lantaran mengusung objek wisata, para peserta akan disuguhi penampilan tarian budaya ketika menginjak garis finish di Lapangan Dr Soepardi Kompleks Candi Borobudur. Willie mengaku sengaja tidak dipusatkan di tempat wisata Candi Borobudur untuk menghindari crowded dengan wisatawan lain. (amh/zal/ce1)