KENA PROYEK TOL: SMPN 16 Semarang yang bakal terkena dampak pembangunan jalan tol Semarang Batang. (kanan) Patok yang terpasang di halaman sekolah. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KENA PROYEK TOL: SMPN 16 Semarang yang bakal terkena dampak pembangunan jalan tol Semarang Batang. (kanan) Patok yang terpasang di halaman sekolah. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KENA PROYEK TOL: SMPN 16 Semarang yang bakal terkena dampak pembangunan jalan tol Semarang Batang. (kanan) Patok yang terpasang di halaman sekolah. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

NGALIYAN – Lahan SMP Negeri 16 Semarang bakal terkena proyek tol Semarang-Batang yang rencananya akan dilelang ulang tahun depan. Di lahan sekolah tersebut telah dipasang patok, sebagai tanda bakal terkena proyek tol trans Jawa tersebut. Namun hingga kini pihak sekolah belum mendapat kejelasan. Hal itu sempat membuat resah guru dan para siswa SMP di Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan tersebut. Mereka harap-harap cemas, bangunan sekolah akan direlokasi ke tempat yang jauh.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lokasi, patok yang menandai lokasi tersebut akan dibangun jalan tol sudah tertancap di halaman depan.

Menurut keterangan salah seorang guru setempat, Ngatirin, patok tersebut sudang dipasang sejak 3 tahun yang lalu. Namun kejelasan akan dibangun jalan tol kapan, hingga kini belum diterima oleh pihak sekolah. Sehingga hal itu berdampak pada proses pembangunan sekolah tersebut. Beberapa waktu lalu saat sekolah hendak mengajukan perbaikan lapangan basket ke Pemerintah Kota Semarang, tidak disetujui. Alasannya, sekolah bakal segera direlokasi. Alhasil, pihak sekolah melakukan perbaikan menggunakan biaya sendiri.

”Pada saat dulu sesudah penancapan patok, pihak sekolah mengajukan bantuan ke pemkot namun ditolak. Dengan alasan lokasi sekolah akan terkena dampak pembangunan tol,” ujar Ngatirin kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (3/9).