Mirna Ingin Bangun “Pantai Losari” di Kendal

289
KOMPAK: Pasangan calon nomor urut 2, Mirna Annisa dan Masrur Masykur saat pengundian nomor urut di KPU beberapa waktu lalu. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Pasangan calon nomor urut 2, Mirna Annisa dan Masrur Masykur saat pengundian nomor urut di KPU beberapa waktu lalu. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Pasangan calon nomor urut 2, Mirna Annisa dan Masrur Masykur saat pengundian nomor urut di KPU beberapa waktu lalu. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Wilayah Kendal sebagai daerah yang berada pesisir pantai utara Jawa (pantura) sebenarnya memiliki potensi besar. Baik dalam hal hasil tangkap ikan, pengelolaan ikan tambak, maupun wisata bahari. Namun selama ini kurang terkelola dengan baik. Demikian dikatakan Cabup Mirna Annisa di sela sosialisasinya.

Menurutnya, Kendal yang terbagi dalam dua wilayah memiliki kultur budaya dan kebiasaan serta potensi yang berbeda. Yakni, antara masyarakat pesisir di sepanjang pantura dengan wilayah Kendal atas atau pegunungan. Karenanya, pemerintah dan pemimpinnya harus bisa melihat kondisi ini untuk dapat memajukan Kendal. Sebab, satu wilayah dengan lainnya akan berbeda cara dan model pendekatan maupun potensi masyarakat serta alamnya.

Wilayah tepi pantura, menurutnya, sangat luas ketimbang daerah lain di Jateng. “Kendal ini memiliki wilayah pesisir pantai sepanjang 42 kilometer. Jauh dari Tegal yang hanya 13 kilo meter saja. Nah, pemimpin daerah sedianya bisa membina masyaraktnya untuk dapat mengembangkan model dan cara penangkapan ikan agar hasil tangkap ikan bisa maksimal,” kata cabup nomor urut 2 yang berpasangan dengan Cawabup Masrur Masykur.