Anggaran Infrastruktur Dipangkas Rp 153 M

Program Gubernur Dipertanyakan

156

Dewan menilai mestinya anggaran infrastruktur ditambah bukannya dipangkas mengingat itu merupakan program Gubernur Jateng. Sebab, saat ini kondisi infrastruktur di Jateng belum sepenuhnya baik. Banyak jalan dan jembatan yang rusak dan membutuhkan perbaikan. ”Jika pengurangan untuk belanja tak langsung itu bagus, tapi jika untuk belanja langsung maka ini menjadi catatan. Ada apa,” kata anggota Komisi D DPRD Jateng Muhammad Ngainirricardl.

Dia menilai masih banyak infrastruktur yang membutuhkan sentuhan dari Pemprov Jateng. Banyaknya infrastrukur yang rusak di daerah selalu menjadi keluhan masyarakat pada setiap reses anggota dewan. Mulai dari jalan yang rusak, saluran irigasi, drainase, jembatan, dan talut yang tidak memadai. ”Kerusakan infrastruktur tersebut sudah pasti manghambat aktivitas dan mobilisasi masyarakat dan jelas bakal menghambat perekonomian di Jateng,” tambahnya.

Masyarakat berhak untuk mendapatkan jalanan dan jembatan yang bagus. Kalau memang serapan rendah, mestinya pemprov harus bisa mencari akar masalah agar program infrastruktur bisa berjalan sesuai harapan. ”Masyarakat sudah bosan dengan kondisi jalan rusak. Mereka menginginkan langkah konkret dari pemprov untuk mengatasi masalah itu,” tambahnya. (fth/ric/ce1)