12 Hektare Lahan untuk Edu Religi Park

203

DEMAK – Kementerian Agama (Kemenag) Demak kemarin melakukan lelang bondo tanah wakaf peninggalan Sultan Fatah yang tersebar di beberapa desa di wilayah Demak. Tanah yang kini dikelola Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) berhasil melelang sawah wakaf melebihi target.

Kepala Kemenag Demak, M Thobiq mengatakan, lelang dikuti warga dari beberapa desa tersebut. Tanah lahan pertanian yang disewakan antara lain berada di Kecamatan Demak Kota, yakni di Kelurahan Singorejo seluas 7 bau, di Desa Kedondong seluas 7 bau dan di Kelurahan Kalicilik seluas 32,5 bau.

Kemudian di wilayah Kecamatan Bonang, utamanya di Desa Betahwalang seluas 50 bau, di Desa Serangan seluas 53 bau berada di blok Tawonan, Sandar, Bungkel dan Munding. Kemudian di blok Botkarang, Genderan, dan Bokongsemar seluas 47 bau. Selain itu, di Desa Sumberejo 33 bau, Desa Poncoharjo 39 bau di blok Selayar dan Grawono. Lalu, di blok Pensiun dan Nolokerti seluas 50 bau, di blok Gumping dan Suronatan seluas 40 bau dan diblok Blong Kidul, Balong Lord an blok Padu seluas 48 bau.

Sedangkan di Kecamatan Wedung, yakni di Desa Buko seluas 8 bau. Lelang level tinggi berada di blok Pensiun dan Nolokerti Desa Poncoharjo senilai Rp 625 juta dan Rp 500 juta. Blok Selayar dan Grawono Rp 535 juta. Lalu, diblok Balong Kidul dan lor Rp 721 juta dan Rp 200 juta. Blok Gumping dan Suronatan Rp 565 juta dan Rp 100 juta.

Selebihnya, tanah di Kelurahan Singorejo laku Rp 81juta, Kedondong Rp 91 juta, Kelurahan Kalicilik Rp 522 juta, Desa Betahwalang Rp 425 juta, Desa Serangan di blok Tawonan, Sandar, Bungkel dan Munding Rp 501 juta. Kemudian, diblok Botkarang, Genderan dan Bokongsemar laku Rp 481 juta. Untuk di Desa Sumberejo laku Rp 110 juta, Desa Buko, Kecamatan Wedung laku Rp 68 juta. “Nilai lelang melebihi target semua,” kata Thobiq.