DIDUKUNG PKL: Mas Hendi dan Mbak Ita saat menghadiri kampanye dialogis yang dibarengkan Tasyakuran HUT RI ke-70 Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) Unit Tlogosari, Senin (31/8) malam. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
DIDUKUNG PKL: Mas Hendi dan Mbak Ita saat menghadiri kampanye dialogis yang dibarengkan Tasyakuran HUT RI ke-70 Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) Unit Tlogosari, Senin (31/8) malam. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan janji manis pasangan calon lain yang ditawarkan ke masyarakat sudah dikerjakannya selama menjabat Wali Kota Semarang. Berbagai program tersebut di antaranya kenaikan tunjangan RT/RW dan LPMK.

”Janji yang baru dijanjikan sebelah sudah saya kerjakan saat menjabat wali kota,” ujarnya saat kampanye dialogis yang dibarengkan Tasyakuran HUT RI ke-70 Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) Unit Tlogosari, Senin (31/8) malam.

Dia mencontohkan, saat menjadi wali kota, dirinya sudah mengusulkan ke DPRD Kota Semarang agar menaikkan dana LPMK kecamatan menjadi Rp 40 juta, dan LPMK kelurahan menjadi Rp 20 juta. Selain itu, tunjangan dana RT/RW sudah diusulkan naik menjadi Rp 900 ribu.

”Jika saya dapat amanah, kalau perlu dinaikkan lagi menjadi Rp 1,8 juta. Selama anggarannya ada, tidak masalah,” ujarnya didampingi calon Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Selama menjabat, Hendi juga mengaku sudah membuat jalan-jalan kampung menjadi bagus, dan membangun kembali Stadion Tri Lomba Juang. Sementara kawasan Simpang Lima, menurutnya, menjadi bagus karena dibangun menggunakan APBD Provinsi Jateng. ”Jadi pembangunan kawasan Simpang Lima tidak boleh diaku-aku oleh calon Wali Kota Semarang siapa pun,” katanya.