Pesilat Ditarget Menang KO

196

SEMARANG – Kontingen pencak silat Jateng bakal full team menghadapi babak kualifikasi PON di Samarinda, 1-8 November mendatang. Para atlet pelatda saat ini menjalani latihan intensif di Padepokan Silat Kartasura.

”Kami akan full team di nomor tanding, termasuk nomor seni TGR (tunggal ganda regu) putra-putri. Harapan kami, minimal dua nomor seni dan semua kelas tanding bisa lolos ke PON,” kata Pelatih pelatda Haris Nugroho.

Menurut Haris, di bawah tim pelatih yang rata-rata bersertifikat internasional dan pengalaman menangani timnas (Kejuaraan Dunia, SEA Games dan Asian Beach Games), tim silat optimistis di Pra PON dan PON.

Pengalaman di PON 2012 di mana Jateng tanpa medali emas, kata Haris, memberi pengalaman berharga bagi pelatih. Itu artinya, pematangan tim harus dilakukan jauh-jauh hari. ”Silat memang bukan cabang terukur. Tapi di arena pertandingan, bisa menjadi terukur jika menang KO. Lha di pertandingan, menang tipis saja bisa saja dinyatakan kalah, apalagi kalau sama-sama kuat. Kuncinya menang telak sampai KO,” kata mantan pesilat Jateng tersebut.

Demi menambah jam terbang dan sarana try out, kata dia, para pesilat pelatda akan turun di Malaysia Open dan Invitasi Silat di Bandung, pertengahan September. Pihaknya juga mengatakan, anak-anak Jateng wajib mempersiapkan diri dengan matang.