Pencari Burung Diduga Tewas Terjungkal di Jurang

170
MEDAN SULIT: Petugas kepolisian tengah mengevakuasi jenazah korban yang diduga tewas terjatuh saat mencari burung di daeah Jalan Stonen Utara, Petompon, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
MEDAN SULIT: Petugas kepolisian tengah mengevakuasi jenazah korban yang diduga tewas terjatuh saat mencari burung di daeah Jalan Stonen Utara, Petompon, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

GAJAHMUNGKUR – Seorang pria ditemukan tewas di dasar jurang daerah Jalan Stonen Utara 1, Petompon, Semarang, Senin (31/8) sekitar pukul 08.00. Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban. Namun diduga korban tewas terjungkal saat sedang mencari burung di sekitar bibir jurang curam tersebut.

Diketahui, korban beridentitas Ngatimin, 63, warga Pucang Permai 11, Kelurahan Batursari, Mranggen, Demak. Saat ditemukan, jasad Ngatimin dalam kondisi tertelungkup.

Saksi mata yang menemukan kali pertama mayat tersebut adalah Agus, 55, sekitar pukul 08.00. Saat itu, Agus sedang membuang sampah di sekitar lokasi. Ia kaget mendapati sosok tubuh mayat manusia tergeletak di semak-semak dasar jurang. ”Awalnya saya kira kasur. Tapi setelah saya amati kok seperti tubuh manusia,” kata Agus ditemui wartawan di lokasi kejadian, kemarin.

Agus akhirnya mengecek dari jarak dekat. Benar, ternyata sesosok itu adalah mayat manusia. ”Ternyata mayat seorang pria. Posisinya tertelungkup, mengenakan kaus warna biru dan bercelana panjang,” ungkapnya.