Anggap Kinerja Belum Maksimal

Dua Tahun Ganjar-Heru

158
MENGADU: Sejumlah warga masyarakat yang terdiri atas aktivis LSM, petani, nelayan dan buruh melakukan audiensi dengan anggota DPRD Jateng, kemarin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGADU: Sejumlah warga masyarakat yang terdiri atas aktivis LSM, petani, nelayan dan buruh melakukan audiensi dengan anggota DPRD Jateng, kemarin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Belasan warga masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Jawa Tengah, Senin (31/8) kemarin mendatangi kantor DPRD Jawa Tengah di Jalan Pahlawan. Mereka mendesak anggota DPRD setempat menggunakan hak legislatifnya untuk mengawal kinerja Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam rangka merealisasikan program eksekutif yang prorakyat.

”Visi dan misi gubernur dengan slogan Mboten Korupsi Mboten Ngapusi ternyata belum maksimal. Itu adalah hasil evaluasi kami terhadap kinerja selama menjabat menjadi gubernur dalam dua tahun ini,” ujar perwakilan warga Moch Safik saat melakukan audiensi di ruang rapat pimpinan dewan. Mereka ditemui Ketua Fraksi PDIP DPRD Jateng Nuniek Sriyuningsih, anggota Komisi B Messy Widiastuti, anggota Komisi D Masfui, dan anggota Komisi A Amir Darmanto.

Dia menjelaskan, salah satu indikator kelemahan Ganjar adalah masih banyak ditemukannya kasus penyelewengan anggaran APBD dan hal tersebut dibuktikan dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2014. ”Selain itu, kurangnya informasi secara terbuka kepada masyarakat terkait anggaran dan alokasi APBD sehingga mengakibatkan proses pengawasan dan monitoring anggaran sangat lemah,” imbuhnya.