Tiga Punggawa PPLP Tembus Timnas Muda

381
TEMBUS TIMNAS: Ricky Junian saat membela Jateng di PON Remaja I 2014 lalu. Kini pemain asal PPLP Jateng itu berhasil menembus Timnas Pelajar U-18 yang berlaga di Tiongkok. (Baskro Septiadi/Radar Semarang)
TEMBUS TIMNAS: Ricky Junian saat membela Jateng di PON Remaja I 2014 lalu. Kini pemain asal PPLP Jateng itu berhasil menembus Timnas Pelajar U-18 yang berlaga di Tiongkok. (Baskro Septiadi/Radar Semarang)

SEMARANG – Tiga punggawa Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng saat ini berhasil menembus skuat Timnas Pelajar U-18 Indonesia yang tengah mengikuti kejuaraan Asian Schools Football U-18 Championship di Baotou, Tiongkok.

Ketiganya adalah Indonesia Fredyan Wahyu, Ricky Junian dan Wahid Abdurachman. Bahkan Wahid Abdurachman dalam event kali ini didapuk sebagai kapten Timnas muda yang akan bertarung hingga 9 September 2015 mendatang.

Khusus untuk Fredyan dan Ricky, masuknya ke skuat Timnas Pelajar kali ini cukup menjadi obat pelipur lara mereka setalh sebelumnya Ricky sempat mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17 namun gagal.

Kemudian Fredyan yang sudah masuk skuad Timnas Indonesia U-19 harus dipulangkan lantaran keputusan FIFA yang membekukan PSSI,“Kita berharap bisa memberikkan yang terbaik, di Timnas kali ini,” kata Fredyan sebelum bertolak ke Tiongkok.

Sebelum berangkat ke Tiongkok, Timnas muda sempat menjalani latihan rutin di Diklat Ragunan. Dan ketiganya masuk ke dalam daftar tim Garuda Muda setelah sukses membawa tim PPLP Jateng menjadi runner up dalam kejuaraan antara PPLP awal tahun lalu.

“Pastinya kami berharap yang terbaik untuk ketiganya. Dan juga kami berharap mereka bisa memberikan kontribusi yang positif bagi tim selama berlaga di Tiongkk,” terang Kabid Keolahragaan Dinpora Jateng, Effendi Hari Marsudi.

Prestasi Indonesia dikejuaraan ini bisa dibilang cukup moncer dan masuk kedalam salah satu tim yang diunggulkan. Ditahun 2013, Indonesia U-18 sukses menjadi runner up dalam kejuaraan yang kala itu digelar di kota Chiang Rai, Thailand. Garuda Muda kala itu kalah di final atas Korea Selatan dengan skor tipis 1-2.

Musim lalu, Indonesia sebenarnya berpeluang menjadi juara karena bermain di rumah sendiri yang digelar di Stadion Manahan tahun lalu. Sayang Indonesia U-18 dikandaskan Korea Selatan di babak semifinal. Walau begitu Indonesia perlu berbangga karena sukses menjadi juara ketiga, setelah diperebutan tempat ketiga tim ini menang atas Tiongkok U-18 dengan skor 2-1.

Sedangkan jawara musim lalu sukses diraih oleh timnas pelajar Thailand U-18 yang sukses mengalahkan Korea Selatan U-18 dengan skor 4-1. Indonesia sendiri kalah di semifinal karen akala dari Korea Selatan kala itu. (bas/nik/JPG)