Pemkot Bentuk Kampoeng Pemuda

205
RINTISAN: Pj Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto me-launching rintisan Kampoeng Pemuda sebagai ajang ekspresi, kreativitas, dan inovasi pemuda di Kota Semarang. (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)
RINTISAN: Pj Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto me-launching rintisan Kampoeng Pemuda sebagai ajang ekspresi, kreativitas, dan inovasi pemuda di Kota Semarang. (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)

BALAI KOTA – Sebagai wujud pengimplementasian UU RI Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan dan Peraturan Pemerintah (PP) RI Nomor 41 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kewirausahaan dan Kepeloporan Pemuda, serta penyediaan prasarana dan sarana kepemudaan, Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Dinsospora) membentuk rintisan Kampoeng Pemuda Kota Semarang.

Launching rintisan tersebut diadakan di Taman Wonderia, Sabtu (29/8) oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto disaksikan oleh organisasi kepemudaan, HIPMI, KNPI, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa se-Kota Semarang.

Pj wali kota sangat mengapresiasi acara ini diselenggarakan di Kota Semarang untuk menyatukan generasi muda dari berbagai elemen. Serta dapat memberi ruang kepada anak-anak muda Kota Semarang untuk berkreasi, berekspresi dan menggali potensi yang dimilikinya.

Menurut Tavip, generasi muda merupakan potensi yang tak ternilai harganya dan wajib diarahkan kepada hal-hal positif demi masa depannya dan juga perkembangan bangsa dan negara di masa yang akan datang. ”Generasi muda memiliki potensi besar untuk dapat digerakkan demi kemajuan bangsa dan mempunyai keunikan tersendiri seperti agresif, semangat dan tidak pernah takut pada tantangan. Untuk itu tugas pemerintah pusat/ daerah memfasilitasi prasarana dan sarana daripada pembinaan pemuda,” terangnya.

Ada 8 kegiatan yang ditampilkan pemkot dalam event ini. seperti penyuluhan narkoba dari BNN Provinsi Jateng, penyuluhan dan visit layanan kesehatan tentang HIV-AIDS dan distruktif dari DKK Semarang, pelatihan pembinaan paskibraka, dan dialog keagamaan.

Selain itu Gelar Karya Kewirausahaan yang menampilkan pameran hasil-hasil kewirausahaan para generasi muda Kota Semarang. Misalnya desain grafis, kuliner, distro, fotografet, budidaya hortikultura.
Dalam kesempatan tersebut pula diperlombakan pertunjukan seni dan budaya yang pesertanya para pelajar yang tersebar di Kota Semarang. Antara lain lomba modern dance, stand up comedy, pengembangan diri pemuda berupa penulisan karya ilmiah pemuda. ”Mari tunjukkan selalu yang terbaik buat Kota Semarang sesuai bakat dan potensi yang dimilikinya,” tutup Tavip. (zal/ce1)