SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengedukasi hakim-hakim di pengadilan agama, terkait perbankan syariah. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor industri perbankan syariah.

Kepala OJK Kantor Regional IV Santoso Wibowo mengatakan, penyelesainan berbagai permasalahan hukum yang terkait dengan perbankan syariah akan dibawa ke pengadilan agama. Namun demikian, belum semua hakim di pengadilan agama terbiasa dengan permasalahan perbankan. “SDM di pengadilan agama yang benar-benar mendalami hukum bisnis, masih minim, kebanyakan seputar perceraian. Padahal kalau ada masalah di perbankan syariah, kita pertama larinya ke pengadilan agama,” ujarnya, kemarin.

Berdasarkan beberapa kasus seputar industri perbankan syariah yang diadukan ke OJK, selama ini tahapan awal adalah mediasi, bila gagal lantas diajukan ke pengadilan agama. Bila sampai tahap ini belum ada penyelesaian, maka dibawa pengadilan negeri. “Kami berharap, ke depan, permasalahan di sektor industri perbankan syariah, dapat diselesaikan di pengadilan agama,” tegasnya.

Oleh karena itu, dalam jangka pendek ini, OJK mengedukasi, melakukan sosialisasi terkait industri perbankan syariah. Baik pengetahuan secara normatif maupun apabila terjadi kasus-kasus tertentu. Sedangkan untuk jangka panjang, ia berharap, akan ada perekrutran sumber daya manusia yang lebih banyak dan menguasai hukum di sektor perbankan syariah. Oleh karena itu, pihaknya juga terus memacu perkembangan industri ini. (dna/smu)