Maling Motor Babak Belur Dimassa

830
DIAMANKAN POLISI : Heru Prasetyo yang babak belur dimaas lantaran tepergok pencuri motor di parkiran Pasar Banjarsari Kota Pekalongan, Jumat (28/8) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIAMANKAN POLISI : Heru Prasetyo yang babak belur dimaas lantaran tepergok pencuri motor di parkiran Pasar Banjarsari Kota Pekalongan, Jumat (28/8) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Heru Prasetyo, 35, warga Jalan Kusumabangsa Gang 1 B RT 02 RW 05, Kelurahan Kandangpanjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, babak belur dihajar massa. Lantaran tepergok maling motor Yamaha Soul nopol H 5818 NU di parkiran Pasar Banjarsari Kota Pekalongan, Jumat (28/8) kemarin.

Beruntung aksi massa tersebut dapat diredam, setelah petugas kepolisian Polsek Pekalongan Timur tiba di lokasi mengamankan pelaku. Sehingga nyawanya masih bisa selamat.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun wartawan ini di lokasi kejadian, aksi pencurian tersebut bermula saat korban, Bisri, 50, pedagang buah mangga di Pasar Banjarsari memarkirkan motornya di lokasi parkir lantai tiga dan kebeyilan kunci tertinggal di motor. Bisri yang merupakan warga Desa Rowobranten, Kecamatan Ringinarum, Kendal tersebut lupa, sehingga langsung berjualan buah mangga tidak jauh dari lokasi parkiran.

Selang beberapa lama, pelaku Heru lewat. Melihat ada kunci motor yang masih menempel, pelaku mendekati motor dan duduk-duduk di atas motor. Itu dilakukan untuk mengelabuhi tukang parkir, agar seakan-akan motor yang dimaksud milik pelaku.

Di saat korban lengah karena sibuk berjualan, motor yang ditaruh di parkiran, dicuri oleh pelaku dengan cara dituntun. Namun saat hampir mendekati pintu keluar, aksi pelaku dipergoki oleh korban, sehingga berusaha mengejar dan akhirnya berhasil ditangkap.

Informasi adanya maling motor pun menyebar di segala penjuru pasar. Warga dan pedagang yang geram mengetahui aksi pelaku, langsung mengerubuti pelaku dan menghadiahi bogem mentah. Tidak berselang lama, Polsek Pekalongan Timur mendapatkan laporan ada maling motor tertangkap. Petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Sehingga aksi massa dapat dikendalikan. Dan aparat polisis membawa pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek setempat.

Saat diinterogasi di Mapolsek, pelaku mengaku awalnya tidak berniat mencuri. Namun lantaran ada kesempatan, akhirnya nekat. “Saya tidak berniat mencuri. Saat itu melihat kunci motor yang masih menempel. Kemudian, muncul niatan untuk mencuri,” tutur Heru, yang sehari-hari berprofesi jual beli burung sambil meringis kesakitan.

Kapolres AKBP Luthfie Sulistiawan, melalui Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Agus Riyanto menyatakan bahwa pelaku masih terus menjalani pemeriksaan penyidik di Mapolsek. Termasuk, mengamankan barang bukti motor. “Kejadian ini masih dikembangkan, kasusnya apakah ada komplotannya apa tidak,” tandasnya. (han/ida)