PEDULI: Dandim 0716 Demak Letkol Inf Nanang Thomas T Wibisono memimpin pengiriman air bersih ke Desa Kuncir, Kecamatan Wonosalam, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
PEDULI: Dandim 0716 Demak Letkol Inf Nanang Thomas T Wibisono memimpin pengiriman air bersih ke Desa Kuncir, Kecamatan Wonosalam, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Kekeringan yang terus meluas membuat Kodim 0716 Demak turut prihatin. Karena itu, Kodim bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bahu membahu ikut melakukan droping atau memasok air bersih ke sejumlah desa yang membutuhkan bantuan air tersebut.

Kemarin misalnya, Dandim Letkol Inf Nanang Thomas T Wibisono langsung memimpin penyaluran air bersih ke Dukuh Tapen, RT 4 RW 3, Desa Kuncir, Kecamatan Wonosalam. Setidaknya 12 tangki air bersih dikirim ke desa tersebut. “Kami turut membantu warga yang sedang kekuraangan air bersih. Air merupakan kebutuhan dasar bagi warga yang sedang kekurangan air tersebut,”jelasnya didampingi Pasiter Kapten Arh Jayadi, kemarin.

Letkol Nanang menambahkan, penanggulangan bencana kekeringan menjadi perhatian serius. Karena itu, bertepatan dengan HUT ke-54 Korem 073 Makutarama, Kodim 0716 Demak ikut melaksanakan bakti sosial untuk meringankan beban warga tersebut. Menurutnya, air bersih dibagikan kepada 1.200 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat dukuh di Desa Kuncir tersebut. Yaitu, di Dukuh Tapen, Trangkil, Mayong dan Dukuh Kuncir. Sumarlan, 36, warga Desa Kuncir mengatakan, warga di Dukuh Tapen baru kali ini dibantu air bersih.

Sebelumnya, kampungnya tersebut kesulitan air bersih sehingga cukup mengganggu kebutuhan sehari-hari. “Kita biasanya mengambil air dari sumur tanah. Tapi, sekarang banyak sumur yang mengering. Kalaupun ada air, warnanya kekuningan dan tidak layak dikonsumsi,”katanya.

Sejauh ini, selain sumur, warga juga mengandalkan air artetis. Namun, artetis juga tidak ada airnya. “Kita berharap, ada saluran PDAM ke desa ini,”ujar dia.

Kepala pelaksana BPBD Demak, Anjar Gunadi melalui Kasi Penanggulangan Kedaruratan, Suprapto mengatakan, hingga kini sudah tercatat ada 68 desa yang tersebar di 13 kecamatan membutuhkan pasokan air bersih akibat kekeringan. Karena itu, untuk mengcover desa-desa itu, BPBD telah mengirimkan sebanyak 159 tangki air bersih. Air bersih dikirim berdasarkan permintaan desa terkait. “Sebelumnya, hanya ada 62 desa. Tapi, sekarang desa yang butuh air bersih meningkat menjadi 68 desa,”jelas Suprapto.

Ikut hadir dalam droping air bersih itu, Danramil Wonosalam, Kapten Inf Rustianto, Wakapolsek Wonosalam Iptu Masrizal dan Camat Wonosalam Sri Utami. (hib/fth)