MELAJU: Pemain unggulan pertama dari PB Djarum, Bagas Kristianto Nugroho, memenangi laga babak pertama kemarin melawan Muhammad Antonio Dhyazs dari Mutiara Cardinal Bandung. (IST)
MELAJU: Pemain unggulan pertama dari PB Djarum, Bagas Kristianto Nugroho, memenangi laga babak pertama kemarin melawan Muhammad Antonio Dhyazs dari Mutiara Cardinal Bandung. (IST)

MAGELANG – Unggulan pertama kelompok tunggal remaja putra dari PB Djarum, Bagas Kristianto Nugroho, tidak kesulitan melangkah ke babak kedua kejuaraan bulutangkis Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Tengah Open 2015.

Pada pertandingan Rabu (26/8) siang kemarin di GOR Djarum Magelang, Bagas menghentikan langkah Muhammad Antonio Dhyazs dari Mutiara Cardinal Bandung. Bagas yang baru kali ini tampil sebagai unggulan pertama, menang jauh 21-11, 21-12. Pada laga babak pertama tersebut, kemenangan Bagas diraih karena mampu menjaga permainan. “Di pertandingan lawannya ulet, saya harus terus konsentrasi, kalau tidak pasti malah saya yang akhirnya kehilangan angka,” ujar Bagas usai laga.

Meski tidak kesulitan mengatasi lawan, semifinalis Djarum Sirnas pekan lalu di Yogyakarta itu kini mengaku tak mau lagi berpikir muluk-muluk. “Minggu lalu saya targetnya ingin juara, tetapi justru hal ini malah membuat saya beban. Di Magelang ini saya berharap bisa main maksimal, jalani dan tetap fokus. Di lapangan pun saya tidak menemui kendala seperti angin atau lapangan yang silau, semuanya aman,” imbuhnya.

Pebulutangkis kelahiran Klaten, 27 Maret 2000 ini, selanjutnya akan berjumpa dengan Adiyaat Alfitrianta Wibawa, pemain binaan Candra Wijaya International Badminton Club (CWIBC). Sebelumnya, Adiyaat menundukkan Sindu Yoga Subagtyo, dari Sekolah Kejuruan Olahraga (SKO) Ragunan dengan 21-12 dan 21-14.

Bagas bergabung bersama PB Djarum di tahun 2011 silam. Atlet muda yang mengidolakan Taufik Hidayat ini, kini menjadi salah satu andalan klub yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah. Selain Bagas, pemain PB Djarum lainnya yang lolos babak pertama tunggal remaja putra yakni Handoko Yusuf Wijayanto, Noval Ramadhan, Tri Cahyo Supriyanto, Jim Jason Kiazen, Vero Wisnu Kusuma Wardana, Mega Ciputra dan Forverio Rivaldo.

Sementara itu, absennya beberapa pasangan kuat di kelompok ganda campuran dewasa pada kejuaraan kali ini, seperti Iran Fadhilah/Weni Angraeni dan juga Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet, membuka peluang bagi ganda unggulan pertama Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari untuk bisa meraih gelar kedua kalinya tahun ini. Gelar pertamanya wakil Berkat Abadi Banjarmasin ini mereka raih di Djarum Sirnas Sulawesi.

“Di Sirnas Jateng ini lebih mending lawan-lawannya dibanding pas di Sirnas jogja kemarin, ketat banget. Jadi akan kami manfaatkan kesempatan kali ini biar jadi juara untuk kedua kalinya tahun ini,” ungkap Devi. Sebelumnya di Djarum Sirnas Yogyakarta, Ardiansyah/Devi harus terhenti dibabak semifinal, setelah dikalahkan Kido/Pia dengan kekalahan dua game langsung 13-21 dan 18-21.

Pada Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Tengah Open 2015, Ardiansyah/Devi sudah memastikan tiket babak perempat final. Mereka menumbangkan wakil klub Bayu Kencana, Erwin Rendana Purnomo/Dewi Setya Rachmawati, dengan kemenangan telak dua game langsung 21-10 dan 21-8.

Sementara di babak berikutnya, yakni perempat final yang berlangsung hari ini, Kamis (26/8), Ardiansyah/Devi sudah dihadang pasangan besutan Pelita Bakrie, Panji Akbar Sudrajat/Aprian Rahayu. “Pokoknya di Djarum Sirnas kali ini, hasilnya pengen lebih baik dari sebelumnya,” pungkas Devi. (sirnasmediacenter/fiq)