SEMARANG – Jateng mengirimkan 24 pemain terbaiknya dalam Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur yang berlangsung di GOR Gelarsena, Klaten, Selasa (25/8) lalu hingga Jumat (28/8) besok.

Menurut Kabid Binpres Pengprov PTMSI Jateng Dustamat Jayawiguna, dari 24 pemain tersebut delapan pemain yang diproyeksikan tampil di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Bandung, September mendatang.

Kedelapan pemain tersebut adalah Muhammad Ridho, Hendrik Saputro, Wibowo, Widodo (putra), Anggawani, Rahma, Yovia Leonita dan Anisia (putri). ”Tujuan kami mengirimkan pemain sebagai ajang kaderisasi atlet. Ada delapan pemain tim Popnas yang kami sertakan di kontingen Jateng,” kata Dustamat.

Ditambahkan, dalam kejurnas yang hanya mempertandingkan nomor perseorangan putra-putri junior serta kadet ini, Jateng ingin mengulang sukses seperti Kejurnas Kelompok Umur 2014 di Bali, di mana saat itu bisa meraih predikat juara umum dengan capaian empat emas, tiga perak dan satu perunggu.

Sedangkan bagian tim Popnas, kata dia, ajang di Klaten sebagai uji coba atau pemanasan sebelum tampil di Popnas nanti. Dia juga menyebut, bahwa banyak pemain Popnas asal provinsi lain memanfaatkan even tersebut sebagai uji tanding. ”Kami terus mengasah anak-anak yang akan tampil di Popnas. Selain digembleng melalui latihan, juga dimatangkan kualitas tekniknya di ajang ini. Apalagi, banyak calon lawan yang tampil di kejurnas, sehingga paling tidak bisa membaca kekuatan lawan,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Jateng sudah memperoleh satu keping medali emas di nomor ganda putri junior melalui pasangan Yovia/Anisia yang dalam babak final menumbangkan Sela/Assa (Jatim). Sedangkan juara ganda putra dimenangi Hendra/Lucky (Kalteng). (bas/smu)